Mundurnya Hanafi Rais Buntut Kongres PAN Kendari

Hanafi Rais (Foto: Istimewa)

KBRN, Jakarta : Ketua Fraksi Partai Amanat (PAN) DPR RI Hanafi Rais menyatakan mundur dari kepengurusan Partai Amanat Nasional (PAN) dan posisi ketua fraksi di DPR.

Pengunduran diri Hanafi itu berdasarkan surat pengunduran diri tertanggal 5 Mei 2020, dan ditandatangani langsung oleh Putera Amien Rais tersebut.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto menduga mundurnya Hanafi tersebut merupakan buntut dari kongres PAN pada Februari lalu di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).  Dalam Kongres itu, Zulkifli Hasan kembali terpilih sebagai Ketua Umum untuk masa jabatan 2020-2025 dan mungkin Amien Rais percaya diri jika ia akan menang di Kongres tersebut.

"Mungkin ekspektasi mereka confident sekali pasti menang, ternyata kalah telak. Ya tapi biasa PAN sudah terlatih," ujarnya kepada RRI, Rabu (6/5/2020).

Menurutnya sudah biasa jika ada kader partai yang nonaktif atau tiba-tiba mundur pasca kongres. Hal tersebut terjadi karena tingginya dinamika yang dialami oleh PAN.

"Persoalan dinamika pasca kongres memang PAN sudah mengalami pasang surut atau banyak sekali yang melakukan pasca kongres apakah itu nonkatif atau mundur. Karena dinamikanya saya lihat memang hanya partai PAN yang sangat terbuka demokrasinya, kalau yang lain kan itu-itu saja Ketumnya," katanya.

Pada awalnya yang mengajak untuk tarung terbuka di Kongres adalah Amien Rais. Sementara, saat itu Zulkifli Hasan menolak untuk bertarung. Maka, menurutnya, jika ada yang menang dan kalah dalam kongres, itu sudah konsekuensi.

"Karena gini kalau persoalan kongres Kendari itu memang dinamikanya luar biasa, kalau ada pertarungan pasti ada yang kalah. Bang Zul kan awalnya gak mau bertarung, intinya mau musyawarah mufakat, tapi kan Bapak Amien Rais dan kawan-kawan ngotot untuk tarung terbuka. Sehingga kalau tarung terbuka pasti ada yang kalah, dan kalahnya memang telak," ungkapnya.

Kendati begitu, sampai saat ini dirinya belum menerima surat pengunduran diri Putra dari politisi senior Amien Rais tersebut.

"Sampai kemarin itu belum ada yang surat kami terima ke DPP karena biasanya secara administratif kalau ada yang mengundurkan diri atau ada persoalan lain tentu DPP akan merespon secara terang benderang. Ya, atau merespon secara langsung ketika ada fisik surat yang sampai ke kantor DPP PAN," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00