Jawab Najwa, Saleh: DPR Tidak Tinggal Diam

KBRN, Jakarta : Semua anggota DPR RI dipastikan telah berkontribusi aktif dalam upaya menanggulangi dampak dari pandemi virus corona jenis baru atau Covid-19. Mereka tidak tinggal diam. 

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay angkat bicara tentang kritik yang disampaikan oleh presenter televisi, Najwa Shihab. Dimana Najwa menilai  bahwa para anggota DPR RI lebih bersemangat membahas tentang isu lain di rapat mereka, ketimbang membahas tentang penanggulangan bencana nasional non alam tersebut. 

Terkait itu, Saleh yang juga politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan bahwa DPR tetap harus menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) sebagaimana amanat undang-undang, sekalipun di tengah wabah Covid-19. Sementara pemerintah tetap harus bertindak sebagai eksekutor sebagaimana mestinya pula. 

"Jangan sampai ditafsirkan bahwa karena ada bencana Covid-19, lalu DPR harus berubah fungsi menjadi eksekutor program dan kegiatan kenegaraan. Semua kegiatan pelayanan masyarakat tetaplah dilaksanakan oleh pemerintah. Memang begitu pembagian tugasnya diatur secara baik," katanya dalam pesan yang diterima rri.co.id, Senin (4/5/2020). 

Nah, pelaksanaan kegiatan dan program pemerintah itulah, lanjut Saleh yang akan dibahas anggarannya, dibuat aturannya, dan diawasi pelaksanaannya oleh DPR RI. 

"Kalau melihat ada sesuatu yang tidak beres dalam pelayanan pemerintah, lalu ingin memberi masukan, menegur, atau mengkritik, silakan disampaikan di publik. Bahkan agar lebih baik, bisa disampaikan ke DPR. Saya yakin DPR pasti akan senang mendapat masukan dari masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, melalui video Instagram TV dan Youtube yang diunggah pada Sabtu (2/5/2020) lalu, Najwa mengkritisi kinerja para Anggota Dewan di tengah pandemi Covid-19. Intinya dalam video bertajuk "Kepada Tuan dan Puan" itu dia bilang DPR lebih bersemangat membahas tentang isu lain ketimbang membahas tentang penanggulangan dan dampak Covid-19 bagi masyarakat luas. Salah satunya yakni DPR membahas Omnibus Law Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja yang selama ini diprotes banyak kalangan. 

Menurut Saleh, pernyataan Najwa itu menunjukkan kalau dia lupa bahwa fungsi DPR itu ada tiga. Dimana dalam Pasal 20A ayat 1 UUD 1945 secara tegas dinyatakan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat memiliki tiga fungsi yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. 

"Meskipun suasana Covid-19, fungsi dan tugas itu tetap melekat pada DPR," tegasnya. 

Namun demikian ditekankan Saleh, para politisi di Senayan tetap saja tidak tinggal diam. Mereka ikut membantu pemerintah dalam menanggulangi wabah ini. 

"Najwa harus tahu bahwa seluruh anggota DPR tidak tinggal diam dalam menghadapi Corona. Setahu saya, semuanya berkontribusi. Fraksi-fraksi memotong gaji anggotanya untuk disumbangkan ke masyarakat lewat partai. Selain itu, masing-masing anggota juga berbuat dan berbagi dengan masyarakat," pungkasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00