Anies Paling Dikenal Ketimbang Ridwan Kamil, Risma, dan Ganjar

KBRN, Jakarta : Survei Indo Barometer menunjukkan bahwa Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan lebih dikenal jika dibandingkan dengan kepala-kepala daerah lain di Indonesia. 

Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari menjelaskan, berdasarkan hasil survei yang melibatkan 1200 responden yang tersebar di seluruh Indonesia, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu dikenal oleh 91,7 persen.

"Kepala daerah dengan tingkat pengenalan tertinggi adalah Anies Baswedan 91,7 persen. Anies Baswedan sangat dikenal," katanya dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (23/2/2020).

Adapun kepala daerah yang paling dikenal pada urutan kedua, lanjut M Qodari yakni Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil dengan 65,8 persen. Disusul oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di posisi ketiga dengan 55,8 persen. 

"Sementara Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini 49,4 persen, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 47,8 persen, dan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah sebesar 10,7 persen. Kurang dikenal karena di bawah 50 persen," urainya.

Lebih lanjut dijelaskan M Qodari, Anies Baswedan menjadi kepala daerah yang paling dikenal karena meskipun populasi DKI Jakarta hanya 4 persen dari jumlah keseluruhan penduduk Indonesia, status sebagai ibukota negara dan pusat media massa, khususnya televisi membuat liputan kepada gubernur DKI Jakarta sangatlah tinggi. Sehingga praktis pemberitaan tentang kegiatan Anies Baswedan pun menjangkau seluruh penduduk Indonesia.

"Dari sinilah, antara lain, timbul istilah gubernur DKI Jakarta adalah gubernur rasa presiden," pungkasnya.

Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaitu warga yang minimal berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan. Adapun margin of error survei sebesar ± 2.83 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sementara itu metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Survei Indo Barometer dilakukan sejak tanggal 9 sampak 15 Januari 2020.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00