Pemkot Bandung Bagikan Anak Ayam Tangkal Kecanduan Gawai, Kurang Efektif

KBRN, Bandung: Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung  mengantisipasi pelajar kecanduankan gawai dengan membagikan ayam dinilai kurang efektif oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Bandung.

Anggota Komisi D DPRD kota Bandung Yoel Yosaphat meyebutkan, Pemkot Bandung harus mengkaji ulang terkait rencana tersebut. Sebab itu hanya meselesaikan di puncaknya saja.

Padahal ungkap politisi muda PSI ini, permasalahan gawai  harus diselesaikan dari hulunya yaitu keluarga. 

"Menurut saya lebih bagus di gencarkan parenting (proses pembelajaran anak-orangtua) keluarga di bandingkan membagikan anak ayam," sebut Yoel, saat di jumpai di ruang kerjanya Selasa (22/10/2019)

Menurut dia, jika program tersebut diresmikan akan terjadi beberapa persoalan baru, seperti kesehatan, kotoran dan suara ayam.

"Kita tidak tahu, ayamnya sehat apa tidak, apa anak itu alergi apa tidak," ujarnya.

Yoel pertanyakan, fungsi anak ayam ini nantinya seperti apa. Apa menjadi konsumsi atau sebagai peliharaan.

"Progran ini saya rasa masih kurang jelas. Apa nanti sudah besar jadi peliharaan atau bisa di konsumsi,"pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00