Rawan, Pilkada Sungai Penuh Bisa Diundur

KBRN, Sungai Penuh: Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi masuk 10 besar daerah rawan Pilkada 2020, sementara di Sumatera menjadi yang terawan.

"IKP (Indeks Kerawanan Pilkada, red) secara nasional turun dari sebelumnya peringkat delapan, saat ini berada di urutan ke 10. Untuk di Sumatera, IKP masih diperingkat pertama," kata Ketua Bawaslu Kota Sungai Penuh, Jumiral Lestari kepada rri.co.id, Sabtu (4/7/2020).

Jumiral mengatakan, penilaian tingkat kerawanan disebabkan faktor pilkada yang berlangsung dalam masa pandemi Covid-19. Untuk itu kelengkapan petugas menjalankan protokol kesehatan dalam tahapan pilkada menjadi perioritas.

"Petugas dengan APD. Semuanya mesti sesuai stardar dari protokol kesehatan covid-19," terangnya.

Jumiral mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan berbagai opsi guna meminimalisir persoalan di lapangan. Opsi terburuk adalah penundaan pelaksanaan pencoblosan.

"Mudah-mudahan kasus Covid-19 di Kota Sungai Penuh terus menurun, namun jika sebaliknya, maka skenario terburuk yang kami persiapkan adalah seperti penundaan pelaksanaan hari H pilkada tersebut, tetapi tahapannya tetap berjalan dan tidak ditunda," terangnya.

Namun pihaknya berharap kepada tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Sungai Penuh selalu meng-update data-data terbaru mengenai perkembangan Covid-19 di Kota Sungai Penuh.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00