Ratusan Petugas KPU Banjarmasin Jalani Rapid Test

Rapid test PPS dan PPK Banjarmasin, sebagai persiapan Pilkada 2020, 9 Desember mendatang (Dok. RRI)

KBRN, Banjarmasin: Ratusan anggota Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) mengikuti rapid test sebelum ditugaskan melakukan Verifikasi Faktual ke lapangan. 

Untuk hari ini, 72 PPS dan 15 PPK yang menjalani rapid test. Mereka berasal dari wilayah Kecamatan Banjarmasin Tengah dan Banjarmasin Selatan. 

Sementara petugas yang berada di wilayah 3 Kecamatan lain yakni utara, barat dan timur, telah lebih dulu mengikuti rapid test pada Sabtu (27/6/2020) lalu. 

Rizki Wulandari, PPK dari Banjarmasin Utara mengakui rasa khawatir di hatinya ketika bertugas di masa pandemi saat ini.

"Pasti ya ada takutnya juga cuma namanya tugas dan kita juga sudah dilengkap dengan APD jadi saya siap untuk turun ke lapangan," katanya, Minggu (28/6/2020) sore.

Wulan juga menerangkan kesiapan fisik dengan mengkonsumsi vitamin dan berolaharga rutin juga sudah dilakukan agar kondisi tubuh menjadi fit ketika bertugas.

Komisioner KPU Kota Banjarmasin, M Syafruddin Akbar menjelaskan, jika dari hasil rapid test ini ada anggotanya yang reaktif, disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

"PPS misalnya bertugas ada 3 orang jika ada satu yang reaktif bisa saja dua orang jalan jika mereka sanggup. Tapi kalau  tidak sanggup, mereka bisa menunjuk orang lagi yang dianggap memahami wilayah kerja di kelurahan tersebut," jelasnya.

Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan ada 156 PPS di 52 kelurahan dan 25 PPK di 5 Kecamatan yang akan bertugas pada Pilakda Serentak 9 desember 2020.

Rapid test sendiri dilakukan semua KPU di Indonesia sesuai intruksi KPU RI.

Kebijakan tersebut untuk memastikan petugas yang diterjunkan langsung ke rumah warga bebas dari paparan Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00