Masyarakat Solo Pilih Gibran, Purnomo Tercukur Pelan

Hasil survey Solo Raya Pooling jelang Pilkada Solo 2020 (Wida/RRI)

KBRN, Surakarta: Elektabiltas Bakal Calon Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka pada Pilkada 2020 menunjukkan tren yang terus meningkat.

Sebaliknya, kompetitor Gibran dalam meraih rekomendasi DPP PDIP, yakni Ahmad Purnomo, justru semakin menurun.

Dari hasil survey kali ketiga yang dilakukan Solo Raya Pooling pada bulan Juni 2020 ini, keterpilihan Gibran mencapai 55%, sementara Purnomo 36 %.

Padahal dalam dua survey sebelumnya bulan Juni 2019, Purnomo unggul dengan elektabilitas 38 % dan Gibran hanya  3 %.

BACA JUGA: Disindir Rekomendasi, Jawaban Gibran Bikin Rontok

Sedangkan di bulan Januari 2020 Purnomo masih menang tipis 46 % dan Gibran  40 %.

“Tren elektabilitas Gibran tumbuh dengan cepat antara Juni 2019 ke Januari 2020 dan berlanjut meningkat hingga Juni 2020. Sedangkan tren Purnomo tumbuh sedikit lebih tinggi antara Juni 2019 ke Januari 2020. Namun cenderung menurun lebih rendah di Juni 2020,” terang peneliti Solo Raya Polling, Suwardi saat menggelar Jumpa Pers Hasil Survey Pilkada Solo 2020 di Rumah Makan Pecel Solo, Selasa (23/6/2020).

Sementara dengan rencana pengunduran Purnomo justru membuat keterpilihannya terus merosot.

"Catatan lapangan dari temen-temen yang diterjunkan itu di pandemi itu pak Purnomo dipersepsikan masyarakat turunnya ke masyarakat kurang," sambung Suwardi.

“Lebih masif Gibran (turun ke masyarakat). Gibran ini selama pandemi turun ke masyarakat. Nah, kenapa kemudian selain aspek pak Purnomo selama pandemi tidak turun (ke masyarakat) yang menjadikan elektabilitasnya menurun ada yang teman-teman pahami manuver politik pak Purnomo yang dipersepsikan negatif  oleh masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pengajuan Mundur Ditolak, Persaingan Purnomo-Gibran Berlanjut

Dalam survey ketiga kalinya ini, Solo Raya Pooling menerjunkan 15 pencacah ke 126 titik lokasi dengan 1.098 responden. Margin of error dari hasil survey tersebut  3,5 % dan tingkat signifikasi 95 %.

Pelaksanaan survey dilakukan selama seminggu mulai 14 Juni sampai 20 Juni 2020.

Riset tidak dilakukan ke politik personal semata, namun juga persepsi hubungan harmoni dari bakal calon Gibran dan struktural DPC PDI-P Solo, pendapat publik, serta waktu pelaksanaan Pilkada 9 Desember juga menjadi objek riset.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00