Ini Alasan Warga Etnis Rohingya Nekat Mengungsi

KBRN, Lhokseumawe: Konflik berkepanjangan dengan mayoritas penduduk Myanmar kembali memanas mulai tahun 2018 diduga menjadi sala satu alasan warga etnis Rohingya nekat mengungsi ke sejumlah negara.

"Ada gadoh (gaduh). Mereka bawa parang, bawa tombak," kata Ziaburrahmah, salah satu pengungsi dengan logat Melayu ditemui RRI di lokasi penampungan sementara bekas kantor Imigrasi Lhokseumawe, Selasa (30/6/2020).

Sementara itu, pengungsi laiinnya Annoubi Muhammad Noubi mengakui, juga banyak mendapatkan teror mental dan fisik di negeri yang dulunya bernama Burma itu.

Bahkan, lanjut Annoubi, di kampung halamannya hampir sebagian besar warga etnis Muslim Rohingya tidak berani bertahan.

"Sudah tak ada lagi orang di kampung," ujarnya dalam logat Melayu.

Dikatakan, etnis Rohingya banyak yang lari meninggalkan negaranya dan mengungsi ke Bangladesh, ada juga yang terpaksa menjadi imigran gelap ke Malaysia.

"Terdampar ke perairan Aceh juga setelah berangkat dengan kapal dari Bangladesh,"  pungkas Annoubi.

Adapun, belum dapat diketahui secara pasti soal kebenaran atas keterangan kedua pengungsi tersebut, hingga menjadi alasan mereka mengungsi ke sejumlah negara termasuk ke Indonesia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00