Diperiksa Dua Jam, Bupati Agam 'Santuy'

KBRN, Jakarta: Bupati Agam Sumatera Barat (Sumbar) Indra Catri telah menjalani pemeriksaan selama dua jam, di ruang Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Sumbar, terkait laporan dugaan kasus pencemaran nama baik, terhadap Anggota DPR RI Mulyadi di situs jejaring sosial Facebook. 

“Ya sebagai warga negara yang baik, saya dimintai keterangan saya wajib dong datang. Apalagi, yang ikut diperiksa pegawai saya. Kenapa saya diperiksa, ditanya, diminta keterangan, karena itu menyangkut ada pegawai pemda. Makanya sekda juga diperiksa, jadi pertanggungjawaban itu,” kata Indra dengan nada santuy atau santai, usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumbar, Jumat (29/5/2020).

Meski demikian, Indra enggan mengungkap, materi pertanyaan penyidik. Namun, ia memastikan, telah memberikan penjelasan berdasarkan fakta.

Adapun, terkait keberadaan akun palsu diduga mengatasnamakannya, hingga berujung kasus dugaan pencemaran nama baik itu, Indra menjawab, tidak mengetahui.

“Apakah dipanggil lagi nggak tahu. Saya nggak tahu akun Facebook tersebut. Tadi sudah saya katakan, di situ. Jadi saya ditanya, diperiksa, materi pertanyaan tanya aja (ke penyidik, red),” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, Indra diperiksa sebagai saksi berdasarkan laporan masyarakat menyangkut akun Facebook-nya memuat konten tidak menyenangkan terhadap Anggota Komisi III DPR RI Mulyadi.

"Itu mungkin hasil penyelidikan dari pihak Reserse Krimum Ciber, tapi kami belum bisa menyampaikan, karena masih dalam tahap penyelidikan, kenapa bapak ini dilakukan pemeriksaan, masih pemeriksan sebagai saksi aja," ujar Bayu.

(Ilustrasi foto:Ist). 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00