Ini Hasil Sidang Istri Prajurit Hina Presiden

KBRN, Pidie: Serda K (36), Prajurit TNI AD berdinas di Kodim 0102/Pidie, Korem 11/LW Kodam Iskandar Muda, telah menjalani sidang penjatuhan hukuman disiplin, Rabu (20/05/2020). Sidang dipimpin Komandan Kodim 0102/Pidie Letkol Arm Wagino S.E sebagai Atasan yang berhak menghukum (Ankum) di Makodim Pidie, Rabu (20/05/2020).

Serda K mendapat sanksi hukuman disiplin lantaran istrinya berinisial AL terbukti menghina Presiden Joko Widodo di sosial media. Dalam Pertimbangan Putusan disebutkan bahwa Serda K telah melakukan pelanggaran Disiplin Militer berupa perbuatan lalai mengingatkan istri dalam menggunakan media sosial yang menulis komentar provokatif terhadap pemerintah.

Dalam hal ini, bersangkutan telah diduga melanggar Undang-undang RI Nomor 25 tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer (HDM), Peraturan Panglima TNI nomor 44 tahun 2015 tentang Peraturan Disiplin Militer, Kode Etik Militer (Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI).

"Sebagai prajurit TNI AD, Serda K juga dinyatakan tidak melaksanakan beberapa perintah yang telah dikeluarkan antara lain Surat Telegram Kasad Nomor ST/3029/2018 tanggal 1 November 2018 dan Surat Telegram Kasad Nomor ST/66/2020 tanggal 20 Januari 2020 ,tentang pelarangan anggota TNI baik jam dinas maupun di luar jam dinas untuk menghindari penyalahgunaan penggunaan medsos dilakukan anggota TNI AD maupun keluarganya," kata Danrem 11/LW Kol Inf Purmanto.

Purmanto menyatakan, bahwa atas perbuatannya tersebut, Serda K dijatuhi hukuman disiplin militer dari Komandan Kodim selaku atasan yang berhak Menghukum (Ankum) berupa penahanan ringan sampai dengan 14 hari.

"Karena tidak mentaati perintah kedinasan yang sudah dikeluarkan berulang kali tentang larangan penyalahgunaan sosial media oleh Prajurit TNI AD dan keluarganya," tegas Purmanto.

Karena itu, Purmanto mengimbau, kepada seluruh personel militer dan keluarganya untuk dapat belajar dari kejadian ini, sehingga tidak terulang waktu mendatang.

"Personel TNI dan keluarganya harus bijak dalam menggunakan sosial media serta mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh dinas," katanya.

Sehari sebelumnya Selasa (19/5/2020), telah dilaksanakan sidang dipimpin KASAD dan dihadiri antara lain Wakil Kepala Staf AD, Komandan Pusat Polisi Militer AD, Asisten Intelijen KASAD, Direktur Hukum AD, Kepala Pusat Sandi dan Siber AD, serta Kepala Dinas Penerangan AD, di Mabes AD, memutuskan menjatuhkan hukuman disiplin kepada Serda K dan mendorong proses hukum terhadap istrinya, berinisial AL.

AL selaku anggota Persatuan Istri TNI AD (Persit) atas dugaan pelanggaran terhadap Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016, tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi & Transaksi Elektronik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00