Penyidik KPK Panggil 2 Komisioner KPU Terkait Kasus Wahyu Setiawan

KBRN, Jakarta : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi akan memanggil dua Komisioner KPU terkait kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR yang menjerat Wahyu Setiawan. 2 Komisioner KPU itu akan diperiksa sebagai saksi hari ini oleh KPK, Selasa (28/1/2020).

"Dari informasi dari tim, memang ada dari KPU , tetapi orang-orangnya nanti kita sampaikan," ungkap Plt Jubir KPK Ali Fikri di gedung merah putih, Jakarta Selatan.

Lebih lanjut, Ali mengatakan Komisioner KPU itu akan diperiksa seputar mekanisme penetapan pergantian antarwaktu (PAW) untuk tersangka Wahyu Setiawan.

"Masih seputar fungsi bagaimana PAW, bagaimana mekanisme PAW, bagaimana proses penghitungan suara, karena ini kan terkait perhitungan suara kan kemarin, masih seputar-seputar itu," kata Ali.

Sebelumnya, Komisioner KPU Viryan Azis mengatakan dirinya dan Ketua KPU Arief Budiman yang akan dipanggil KPK besok.

 "Iya besok Ketua (Arief Budiman) dan saya," kata Viryan, Senin (27/1/2020).

Sebelumnya, KPK juga sudah memeriksa 2 Komisioner KPU, yakni Hasyim Asy'ari dan Evi Novida Ginting, pada Jumat (24/1/2020).

Hasyim dan Evi mengaku ditanyai penyidik terkait mekanisme dan prosedur pergantian antarwaktu anggota DPR PDIP.

Dalam perkara dugaan suap PAW anggota DPR ini, KPK menetapkan empat tersangka, yaitu Wahyu Setiawan, Agustiani Tio Fridelina, Saeful, dan Harun Masiku.

Wahyu dijerat saat menjabat sebagai Komisioner KPU, sedangkan Agustiani disebut sebagai orang kepercayaan Wahyu yang juga merupakan mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Lalu Saeful hanya disebut KPK sebagai swasta dan Harun adalah kader PDIP.

KPK menjerat Saeful dan Harun sebagai pemberi suap, sedangkan Wahyu dan Agustiani adalah penerimanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00