PN Jaksel Tolak Seluruh Gugatan Bartholomeus Toto, Tersangka Dugaan Suap Meikarta

KBRN, Jakarta : Hakim Pengadilan  Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) secara resmi telah menolak alias tidak mengabulkan permohonan terkait gugatan persidangan praperadilan yang diajukan tersangka Bartholomeus Toto. Yang bersangkutan diketahui merupakan mantan Presiden Direktur (Presdir) PT. Lippo Cikarang. 

Dengan demikian maka gugatan yang diajukan Toto terkait penetapan status tersangkanya dirinya oleh penyidik KPK dinyatakan kandas.

"Menolak permohonan praperadilan pemohon (Bartholomeus Toto) untuk seluruhnya," ucap hakim tunggal Sujarwanto di Gedung Pengadilan Negerj (PN) Jakarta Selatan, Jalan Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2020).

Hakim  Sujarwanto mengatakan penetapan status tersangka Bartholomeus Toto oleh penyidik KPK itu dinyatakan sah atau telah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang (UU). Menurut Hakin penetapan status tersangka terhadap Toto tersebut telah sesuai dengan prosedur dengan tetapi mengikuti tahapan proses yang ada.

"Tindakan termohon (KPK) sudah diperoleh dengan sah. Sehingga sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga permohonan praperadilan yang diajukan tidak beralasan dan harus ditolak untuk seluruhnya," kata hakim Sujarwanto.

Sultan Abdul Basit yang ditunjuk sebagai tim pengacara Toto saat ditanya wartawan di Jakarta  mengaku telah menerima putusan hakim. Menurut Sultan pihaknya (Bartholomeus Toto) siap untuk melanjutkan perkara dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

“Ini di luar pokok perkara nanti masih jauh tahapannya untuk perjuangkan hak-hak Pak Toto, pastinya terkait hasil putusan pengadilan kita nggak boleh mengomentari, namun yang jelas dalam tahapan selanjutnya kita masuk pokok perkara," jelasnya.

Kristianto Tim Hukum KPK dalam persidangan ini menilai putusan hakim sudah sesuai dengan fakta-fakta yang sebenarnya. Dirinya juga mengapresiasi hakim yang mempertimbangkan seluruh bukti yang diserahkan kedua pihak.

"Putusan memang faktanya sedemikian rupa. Tadi hakim kan mempertimbangkan bukti-bukti, artinya emang apa terkait penyidikan atau penetapan tersangka Bartholomeus Toto sudah sebagaimana dengan ketentuan UU yang berlaku," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00