Kasus Illegal Fishing Rawan Terjadi di Kaltara

KBRN, Tarakan : Kegiatan ilegal fishing di wilayah perairan laut Kalimantan Utara (Kaltara) rawan terjadi, melihat data tahun 2018, Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tarakan berhasil mengungkap enam kasus illegal fishing. 

Kepala Stasiun PSDKP Kaltim-Kalteng dan Kaltara, Akhmadon mengatakan, dari enam kasus tersebut satu kapal berbendera Malaysia tertangkap tangan melakukan illegal fishing di perairan Indonesia.

"Dari enam kapal yang diamankan, diantaranya ada kapal Malaysia yang tertangkap tangan melakukan illegal fishing di perairan Indonesia, kapal-kapal yang ditangkap ini juga melakukan penangkapan ikan dalam jumlah besar serta tak dilengkapi dokumen," kata Akhmadon, Rabu (9/1/2019). 

Dari kasus penangkapan ikan secara ilegal tersebut, lima kasus diantaranya telah usai menjalani persidangan dengan putusan in kracht dan satu kasus lainnya sedang dalam proses penyidikan pihak PSDKP.

"Masih ada beberapa kasus lainnya yang menjadi temuan dan tengah ditangani, diantaranya para pelaku perikanan dari luar Tarakan dan nelayan lokal yang menangkap ikan tanpa dilengkapi dokumen," ucapnya. 

Akhmadon berharap, para nelayan bisa lebih taat lagi dengan peraturan yang ada, dengan begitu PSDKP tidak terlalu banyak melakukan penindakan yang tegas terhadap nelayan Indonesia. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00