Kejari Jaktim, Pemusnahan Barang Bukti Digelar

KBRN, Jakarta: Jaksa Penuntut Umum (JPU) selaku eksekutor melakukan eksekusi barang bukti hasil kejahatan di wilayah hukum Jakarta Timur. Kejaksaan Negeri Jakarta Timur (Kejari Jaktim) melalui Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum), Ahmad Fuady mengatakan sejumlah barang bukti yang dimunahkan telah memiliki status hukum inkrah dari PN Jaktim.

”Eksekusi barang bukti pada hari ini kami selaku jaksa penuntut umum melakukan pemusnahan sesuai dengan keputusan pengadilan yang telah inkrah,” katanya, di Kejari Jaktim, Rabu (10/6/2020).

Ia melanjutkan, Kejari Jaktim melaksanakan pemusnahan barang bukti diantaranya untuk mengindari hal-hal yang tidak diinginkan terutama barang bukti jenis narkotika. Oleh sebab itu, barang bukti narkotika yang telah dimusnahkan pada Rabu, 10 Juni 2020 dilakukan pemusnahan dihalaman kejakasaan.

"Sebagai pelaksanaannya, kami selaku jaksa eksekutor pada hari ini kami melaksanakan eksekusi pada barang bukti tersebut. Itu yang pertama dan yang kedua tentunya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan khususnya narkotika nanti itu takut disalahgunakan,” ungkapnya.

Selain narkotika, dia juga merincikan barang bukti yang hendak dimusnahkan yakni senjata api, senjata tajam, obat-obatan dan minuman keras. Pemusnahan disaksikan langsung oleh pihak-pihak institusi yang berada di Jakarta Timur.

"Tadi ada narkotika jenis sabu-sabu, kemudian jenis ganja dan tembakau gorila terus ada senjata tajam, senjata api kemudian ada barang-barang elektronik seperti handphone,” terangnya.

Untuk barang bukti itu sendiri, di juga memaparkan jenis narkotika ganja seberat 14.5 kilogram dalam 77 perkara, shabu-shabu 1.7 kilogram dalam 613 perkara, tembakau gorila seberat 598.8 gram dalam jumlah 6 perkara, ekstasi seberat 106.5 butir dalam jumlah 9 perkara dan heroin 0.1909 gram dalam 1 perkara.

"Kalau ganja 14,5 kg, shabu-shabu seberat 1,7 kg, tembakau gorila kurang lebih 598,8 kg , ekstasi 29,3 kg sebanyak 106 butir dari 9 perkara terus kemudian heroin 0,1909 gram,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00