Jaksa Agung Minta Jajarannya Awasi Anggaran Covid-19

KBRN, Jakarta: Jaksa Agung ST Burhanuddin kembali mengingatkan jajarannya di seluruh Indonesia agar senantiasa mengoptimalisasikan pengawasan dan pendampingan terhadap penggunaan anggaran penanganan Covid-19.

“Pastikan penggunaan anggaran sesuai peruntukan dan tidak disalahgunakan, dan pastikan tidak satupun jajaran kita menyalahgunakan jabatannya dan berbuat tercela dalam proses pendampingannya,” kata Jaksa Agung saat melantik 19 pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan di Aula Baharuddin Lopa, Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Selain itu Jaksa Agung meminta jajarannya untuk terus menumbuhkan budaya kerja keras, terutama bersiap dan bersikap adaptif dalam menjalani tatanan The New Normal Life di tempat tugasnya masing-masing.

Dia menegaskan perubahan drastis akibat pandemi Covid -19 tidak lantas menyurutkan langkah untuk maksimal dalam bekerja, terlebih bersikap malas-malasan.

“Melainkan sebaliknya tetap senantiasa produktif, inovatif dan optimal dalam melaksanakan tugas dan kewenangan dengan tetap disiplin pada protokol kesehatan,” kata mantan Kajati Sulawesi Selatan ini.

Sementara kepada pejabat yang baru dilantik, Jaksa Agung meminta untuk segera identifikasi, pelajari, kuasai, dan selesaikan berbagai persoalan di tempat penugasan baru masing-masing, guna akselerasi pelaksanaan tugas.

Selain itu, tuturnya, ciptakan suasana kerja yang menyenangkan dalam mengarahkan pelaksanaan tugas, guna menjaga keharmonisan, kekompakan, terutama dukungan dari jajaran kerja agar tetap selaras dengan visi dan misi korps.

“Curahkan kemampuan, pengetahuan dan pengalaman untuk menghasilkan capaian kinerja yang optimal dan hasilnya dapat dirasakan manfaatnya secara konkrit bagi kemajuan Kejaksaan, ” ucap dia.

Burhanuddin juga mengharapkan para pejabat baru untuk mewujudkan proses penegakan hukum yang adil, profesional dan bermartabat yang dilaksanakan dengan senantiasa mengacu pada integritas luhur yang menjadi landas pijaknya.

“Jaga integritas, jauhi penyimpangan dan perbuatan tercela dalam pelaksanaan tugas. Ingatlah selalu bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang kelak saudara akan pertanggungjawabkan dihadapan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00