Cerita Pelakor Bijak dan Laskar Pelangi di Kejaksaan Negeri

Kepala Kejaksaan Negeri Belitung Timur, Abdul Kadir (Dok. Istimewa)

KBRN, Belitung Timur : Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung Timur membuka program Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Dilaksanakannya program PTSP oleh Kejari Beltim itu dianggap sebagai salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mendekatkan diri kepada publik dalam hal ini warga Kabupaten Belitung Timur.

Beberapa fitur layanan menarik juga telah disiapkan oleh jajaran Kejari Beltim dalam Pelayanan Terpadu Satu Pintu seperti diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Beltim, Abdur Kadir kepada RRI, Sabtu (16/5/2020).

“Program PTSP ini antara lain kegiatannya, Sicantik Berbakti atau Siap Cepat Antar Tilang Ke Rumah Bersama Barang Bukti. Sekarang kita buat Drive Thru yang konsepnya masuk kantor Kejari di sebelah kanan, tak perlu turun dari kendaraan, cukup buka kaca pas di loket, langsung ambil barang buktinya. Ada Mie Jawa, Anda Bertanya Kami Menjawab, juga Melodi atau Melayani Efektif Low Profile Dedikasi Informatif,” ungkapnya.

Pelakor Bijak (Dok. Istimewa/Kejari Beltim)

Selain itu dijelaskan Abdur Kadir yang akrab disapa Bang Kadir ini, ada beberapa program unik lainnya yang  tak luput dari garapan layanan di PTSP Kejari Beltim ini.

“Ada yang namanya Pelakor Bijak atau Pelapor Korupsi Beridentitas Terjaga Akurat, jadi kalau ada informasi mengenai dugaan penyimpangan tipikor dapat melapor ke Pelakor Bijak ini. Dan satu lagi yakni Laskar Pelangi, Lapor Jaksa Jika Suami Resmi Pergi Lalu Kawin Lagi, kalau ada yang suaminya jarang pulang ternyata kawin lagi, nah itu silakan lapor ke kami di fitur Laskar Pelangi ini. Terakhir ada program Jaksa atau Jadikan Kami Sahabat yang salah satunya Jaksa Menyapa di RRI,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Bang Kadir, dengan berjalannya program PTSP ini diharapkan tak ada sekat antara masyarakat dengan Kejaksaan Negeri Beltim, yang pada akhirnya akan memotivasi Kejari Beltim untuk menciptakan kualitas pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Harapan kita tak ada sekat dengan masyarakat dengan semakin baiknya kualitas pelayanan. Kita sudah mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Insya Allah tahun ini kita menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Nah untuk itulah kami melaksanakan program Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP),” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00