Cegah Kenakalan Remaja, Kejari Cilacap Garap Program Jaksa Masuk Sekolah

KBRN, Cilacap : Jajaran Kejaksaan Negeri Cilacap terus berkomitmen menerapkan program yang mendahulukan pencegahan daripada penindakan.

Prinsipnya, menurut Kasi Inteleijen Kejari Cilacap Hery Somantri, kasus kenakalan remaja dicegah sejak awal melalui program sinergi Jaksa Masuk Sekolah.

“Jadi ketika kami masuk ke sekolah sekolah dalam program Jaksa Masuk Sekolah, materi seputar bahaya kenakalan remaja kami sisipkan sekaligus materi pencegahan tindak korupsi,“ ungkap Kasi intel hery.

Sementara  itu, dalam Dialog Jaksa Menyapa di RRI Purwokerto Kamis (19/3/2020)  via telepon dengan topic “Pencegahan Kenakalan remaja“, Hery juga menyebut faktor pemicu terjadinya kasus kenakalan remaja dapat dari intern maupun ekstern yakni lingkungan keluarga  dan lingkungan pergaulan remaja.

Secara terpisah, Kasi Pidsus Kejari Cilacap, Soekesto berharap orang tua berperan aktif dalam pembinaan internal dalam keluarga dan berupaya menciptakan keluarga yang harmonis agar anak tidak terjerumus dalam kenakalan remaja.

“Yang biasa terjadi, pelaku kenakalan remaja berasal dari lingkungan keluarga yang kurang harmonis, ditambah salah dalam memilih pergaulan di luar rumah,“ kata Soekesto.

Menjawab pertanyaan soal pembinaan dan hukuman bagi pelaku kasus kenakalan remaja, Soekesto mengungkapkan, selama ini sesuai undang-undang yang ada bermitra dengan balai pemasyarakatan anak terutama anak di bawah usia 17 tahun.

"Jaksa masuk sekolah khususnya kepada anak anak sekolah saya tekankan bahwa faktor-faktor penyebab kenakalan remaja ada faktor internal dan eksternal. Faktor internal ini yang terutama dari keluarga yang kurang harmonis, juga lingkungan sekolah yang kurang menguntungkan. Pengaruh lain dari faktor pergaulan remaja juga ikut mendorong terjadinya kenakalan remaja bila tidak ditangani sejak dini dapat memicu terjadinya kasus kenakalan remaja,“ tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00