Kejari Belu Eksekusi Badan Terdakwa Kasus Penyelundupan Moge

KBRN, Belu : Jaksa Kejaksaan Negeri Belu. Jumat, (13/3/2020) lakukan eksekusi badan terhadap terdakwa kasus penyelundupan Moge Harley Davidson atas nama Paulus Tanmenu sopir mobil truk tronton yang mengangkut Sparepart Moge Harley Davidson dari Dili Timor Leste ke Pelabuhan Atapupu Kabupaten Belu Perbatasan RI-RDTL 2017 lalu.

Eksekusi dilakukan setelah menerima petikan putusan Mahkama Agung-MA nomor 24/Kapidsus/2020, bahwa dalam rapat musawarah majelis hakim pada MA menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi terdakwa Paulus Tanmenu dan pemohon kasasi dua Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Belu.

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Belu melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Dannie Chaeruddin.

Dannie menjelaskan, bahwa dengan penolakan kasasi oleh majelis hakim MA, maka mengacu pada hasil putusan sidang perkara kasus moge sebelumnya di Pengadilan Negeri Atambua, bahwa terdakwa Paulus Tanmenu dijatuhi pidana penjara selama satu tahun.

Selain itu, majelis hakim juga memutuskan agar barang bukti berupa 25 koli sparepart berisi moge disita oleh negara, sedangkan mobil truk tronton yang digunakan untuk memuat moge Harley dari Timor Leste dikembalikan kepada pemilik.

"Jadi, putusan MA sudah Keluar yang intinya menolak pemohon satu maupun pemohon dua, yang dikuatan dengan putusan Pengadilan Tinggi", tegas Dannie.

Dengan telah mempunyai kekuatan hukum tetap, terhadap perkara atas nama Paulus Tanmenu. Maka Jaksa melakukan eksekusi badan terhadap tersangka untuk di masukan ke dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Atambua.

"Atas dasar tersebut, maka hari ini, Jaksa melakukan eksekusi badan yang sekarang ini lagi berproses dengan pemeriksaan kesehatan oleh dokter", ujar Dani Chaeruddin.

Diketahui, perkara Kasus dugaan penyelundupan Motor Gede (MOGE) Jenis Harley Davidson di Pelabuhan Atapupu pasca putusa majelis hakim Pengadilan Negeri Atambua mengajukan banding, namun di tolak oleh majelis hakim Mahkama Agung.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00