Polisi Tangkap Pembunuh Bocah 8 Tahun di Siak

Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya Pimpin Pengungkapan Pelaku Pembunuhan Bocah 8 Tahun di Siak

KBRN, Pekanbaru: Tim gabungan Satreskrim Polres Siak dan Polsek Tualang menangkap pelaku pembunuhan terhadap ALG, bocah berusia 8 tahun. Pelaku berinisial MH ditangkap di Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara. 

"Informasi yang kita dapat pelaku berada di Kecamatan Lolofitu Moi Kabupaten Nias Barat Provinsi Sumatra Utara. Berbekal informasi tersebut tim berangkat Ke Kabupaten Nias Barat dan bekerjasama dengan Polres Nias. Setelah mencari dan menelusuri akhirnya pelaku ditemukan," kata Kapolres Siak AKBP Doddy F Sanjaya didampingi Kasat Reskrim AKP Noak Aritonang dan Kapolsek Tualang AKP Faisal Ramzani dalam keterangan persnya, Jumat (7/8/2020). 

"Pelaku mengakui perbuatannya bahwa telah membunuh korban dengan cara mencekik dan menggorok leher korban menggunakan sebilah pisau yang telah disapkan sebelumnya. Usai membunuh pisau tersebut dibuang pelaku," lanjutnya. 

Adapun motif pelaku tega membunuh bocah ini lantaran sakit hati dengan orang tua korban. Dirinya sering dimarahi orang tua korban. 

"Pelaku melakukan perbuatannya karena sakit hati atas perbuatan orang tua korban yang sering memarahi dan memukul pelaku. Bahkan tersangka juga mengakui telah mencabuli korban berulang kali saat sebelum dan sesudah membunuh korban," terang Kapolres. 

Seperti diketahui korban dilaporak hilang oleh orang tuanya pada 16 Juli lalu. Kemudian korban ditemukan tak bernyawa di semak-semak belakang pemakaman Kampung Sebatang Timur Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak pada keesokan harinya. 

Korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk proses otopsi. 

"Hasil otopsi didapat bahwa korban mengalami luka menganga di bagian leher dan luka lecet di bagian anus. Diduga korban dibunuh serta korban juga mengalami pencabulan," terangnya. 

Kini pelaku berikut barang bukti sudah ditahan di Mapolres Siak untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. 

"Pelaku dijerat pasal berlapis yakni UU Perlindungan Anak dan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkas Kapolres. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00