Penipu Properti Perumahan Syariah Dibekuk Polisi

Pelaku Penipuan Perumahan Dibekuk Polsek Tampan.

KBRN, Pekanbaru: Kepolisian Sektor Tampan mengamankan pelaku penipuan perumahan berbasis syariah berinisial HR (46). Pelaku tak kunjung membangun rumah korban yang telah menyetorkan uang sebesar Rp28 juta. 

Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita mengatakan modus operandi pelaku menjanjikan kepada korbannya bahwa cicilan pembangunan rumah tanpa riba. Sehingga korban tertarik dan menyerahkan uang kepada pelaku. 

"Korban sudah menyerahkan uangnya dengan janji bahwa pelaku akan melakukan pembangunan pondasi. Namun saat ini pembangunan tak kunjung terlaksana," lanjut Kapolsek, Kamis (30/7/2020). 

Korban pun melaporkan kejadian ini Polsek Tampan. Pelaku diringkus di Medan, Sumatera Utara pada 27 Juni lalu, selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Tampan Pekanbaru. 

Dari hasil penyidikan kepolisian, lanjut Kapolsek, pelaku memiliki identitas palsu. E-KTP yang digunakan pelaku dalam menjalankan bisnis properti perumahan dibuat melalui temannya sejak 2017 lalu. 

"Pelaku mendapatkan KTP palsu dari rekannya dengan membayar uang sebesar Rp500 ribu," ungkapnya. 

Dalam perkara ini juga sejumlah korban lainnya melaporkan pelaku menipu pemilik rumah di kluster tersebut yang tidak memiliki surat tanah. 

"Seluruh rumah itu tidak memiliki surat tanah, hanya bangunan saja. Baru satu laporan korban dan yang lainnya menyusul akan membuat laporan lainnya," pungkasnya. 

Polisi juga masih memburu pelaku lainnya yang ikut membantu pembuatan e-KTP palsu serta mitra perumahan tersebut. 

"Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal 263 dan pasal 378 atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara" tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00