966 Pelanggaran Terjadi Selama Operasi Patuh Lancang Kuning di Pekanbaru

Kepolisian dari Satlantas Polresta Pekanbaru Berikan Imbauan Patuhi Rambu Lalu Lintas dan Protokol Kesehatan (dokumentasi: Satlantas Polresta Pekanbaru)

KBRN, Pekanbaru: Kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru mencatat selama pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning selama sepekan terjadi 966 pelanggaran. 

Adapun rincian tilang sebanyak 217 lembar dan teguran 749 lembar. Pelanggaran terbanyak masih didominasi sepeda motor tidak menggunakan Helm SNI sebanyak 64 pelanggaran dan melawan arus sebanyak 29 pelanggaran.

Sedangkan pelanggaran terbanyak untuk kendaraan roda empat yakni tidak pakai sabuk keselamatan sebanyak 14 pelanggaran.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya melaui Kasat Lantas Kompol Emil Eka Putra mengimbau pengendara untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas. 

"Kita himbau kepada pengendara agar patuhi peraturan lalu lintas dan protokol kesehatan", imbau Emil. 

Masih tingginya angka pelanggaran lalu lintas, kepolisian dari Satlantas Polresta Pekanbaru melakukan himbauan patuhi peraturan lalu lintas dan protokol kesehatan, Rabu (29/7/2020) pagi di Jalan Diponegoro, tepatnya di Tugu Perjuangan.

Himbauan dilakukan dengan menggunakan papan himbauan dan alat pengeras suara (public adress). Selain melakukan himbauan petugas juga menegur beberapa pengendara yang tidak menggunakan masker. 

Himbauan di lakukan dengan menggunakan papan himbauan dan alat pengeras suara (public adress). Selain melakukan himbauan petugas juga menegur beberapa pengendara yang tidak menggunakan masker dan turut membagikan masker secara gratis.

Operasi Patuh Lancang Kuning 2020 akan berjalan selama 14 hari mulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 mendatang. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00