Pelaku Penusukan Imam Masjid Al Falah Jalani Observasi Kejiwaan di RS Bhayangkara Polda Riau

Pelaku Penusukan Imam Masjid Al-Falah Jalani Observasi Kejiwaan di RS Bhayangkara Polda Riau.

KBRN, Pekanbaru: Pelaku IM, pelaku penusukan Imam Masjid Al-Falah Darul Muttaqien saat ini masih menjalani proses observasi kejiwaan di RS Bhayangkara Polda Riau. 

Pemeriksaan kejiwaan IM setidaknya akan berlangsung selama 15 hari. 

Kepala RS Bhayangkara Polda Riau AKBP Agung Hadi Wijanarko mengatakan pihaknya akan menggali dugaan IM mengalami gangguan jiwa atau tidak hingga menyebabkan dirinya tega menusuk Imam masjid. 

"Dari hasil pengamatan selama tiga hari ini yang bersangkutan kalau dilihat perilakunya mau bicara tapi hanya satu dua kata saja. Lebih banyak dia berkomunikasi dengan bahasa isyarat," kata dr Agung, Senin (27/7/2020). 

Namun kondisi kesehatan IM, kata Agung dalam keadaan baik. 

"Dari pengamatan medis, rencana sore ini dokter spesialis kejiwaan (psikiater) akan melakukan pemeriksaan. Dari dokter kita yang merawat untuk kesehatan umumnya kondisinya dalam keadaan baik," sebut Agung. 

Hasil pemeriksaan terhadap IM akan menentukan terkait kasus hukum yang kini membelitnya di Polsek Pekanbaru Kota. 

"Disini kita amati secara medis dari dokter spesialis jiwa dan psikiater. Koordinasi dengan bagian psikologi Polda Riau. Kita lihat bagaimana perilaku sehari-hari, sampai kejadian tersebut muncul juga mungkin bisa diamati dari psikiatri. Diliat banyak faktor bukan hanya dari yang bersangkutan tetapi bisa juga dari lingkungan," bebernya. 

Saat ini pemuda 26 tahun tersebut masih berada di ruang tahanan RS Bhayangkara Polda Riau. 

"Saat ini ditempatkan di ruang tahanan RS Bhayangkara Polda Riau. Keluarga diperbolehkan menjenguk," pungkasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria melakukan penusukan terhadap Imam Masjid Al- Falah Darul Muttaqien yang berada di Jalan Sumatera pada Kamis (23/7/2020) malam. 

Dari hasil rekaman CCTV pelaku mengenakan baju biru masuk ke dalam mesjid saat pelaksaan salat Isya. Tiba-tiba pelaku menyerang imam masjid yang sedang memimpin doa. 

"Pertama meleset. Yang kedua mengenai bagian dada sebelah kiri korban. Pelaku sudah diamankan, akan kita tes kejiwaannya," sebut Kapolresta Nandang Mu'min Wijaya. 

Pelaku kemudian diamankan jemaah masjid dan diamankan ke Mapolsek Pekanbaru Kota. 

Sementara itu, korban Ustad Yasid Umar mengaku mengenal pelaku yang merupakan jemaah masjid yang sering berkonsultasi dengan dirinya. Motif pelaku diduga tidak senang dengan solusi yang diberikan sang Ustad terhadap dirinya hingga berujung pada penusukan. 

"Beberapa minggu yang lalu juga ada SMS dari dia mau konsultasi lagi tapi tidak saya respon. Saya juga sudah menyuruh dia ikut kajian remaja di Pekanbaru ini," ungkapnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00