Dukung Ketahanan Pangan, Polda Riau Panen Jagung Manis

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi Panen Jagung Manis di Kelurahan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan

KBRN, Pekanbaru: Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengunjungi Kelurahan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan. Kunjungan itu dalam rangka memanen hasil pertanian jagung manis.

Melalui program Jaga Kampung, Kapolda ingin kesediaan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat harus tetap terjaga pada saat pandemi covid-19 saat ini dengan memanfaatkan lahan seluas 13 hektar TNI maupun Polri bisa bermanfaat untuk warga.

"74 hari lalu kita mulai, dan hari ini saya kembali lagi ke sini untuk melakukan panen raya dari program jaga kampung yang sudah berjalan di sini. Kita ingin, ini tidak berhenti sampai di sini," ungkap Kapolda.

Polda Riau memanen jagung manis kualitas unggul. Hasil panen ini sudah ada yang membeli yakni para pedagang jagung bakar di Kota Pekanbaru.

"Panen raya hari ini kita juga distribusikan ke pedagang jagung bakar yang ada di Pekanbaru dan kita akan menggerakkan para penjual jagung bakar ini untuk mendapatkan jagung bakar yang berkualitas," sebut Kapolda.

Selain memanen jagung manis, sayur mayur juga panen di waktu bersamaan. Diantaranya terong, gambas dan lainnya.

Kabupaten Pelalawan bukan lah satu-satunya daerah yang dianggap sukses mewujudkan ketahanan pangan dalam program Jaga Kampung (Kampung Tangguh Nusantara). Kegiatan serupa juga sudah dilakukan di 12 Kabupaten/Kota hingga tingkat Polsek.

"Luasan yang sekarang diseluruh Riau sudah lebih dari 200 hektar, dikelola dengan budidaya palawija dan lainnya," terangnya.

Salah seorang petani dari kelompok tani Harapan Jaya, Ali,  turut ikut bercocok tanam dalam pengelolaan lahan ketahanan pangan tersebut, juga merasakan dampaknya.

"Petani bisa terus bekerja dan bertahan hidup. Petani terdampak membuat kebutuhan hidup sehari-hari susah. Petani diberikan bibit, lahan serta alat pertanian dan juga pelatihan. Setelah panen, pembeli hasil panen juga sudah ada, dan dengan harga layak," kata Ali.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00