Motif Sakit Hati, Napi Otaki Pembakaran Mobil Dinas Lapas Pekanbaru

Konferensi pers penangkapan pelaku pembakaran mobil dinas Lapas Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: Tim gabungan Polda Riau dan Polresta Pekanbaru menangkap delapan pelaku pembakaran mobil dinas Kepala Pengamanan Lapas Pekanbaru, Effendy Purba.

"Delapan tersangka dapat dilakukan upaya paksa, penggeledahan dan penangkapan serta teknik penyelidikan, petunjuk dan keterangan sakit, analisis IT dari CCTV, dan lain-lain berkembang menjadi delapan tersangka. Walaupun ada beberapa tersangka yang kita kejar, tetapi ini adalah otak-otaknya semua," ujar Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal dalam keterangan pers, Selasa (25/1/2022).

Kapolda Riau mengatakan otak pelaku berinisial RS merupakan narapidana kasus narkotika dengan vonis hukuman 10 tahun penjara. Adapun motifnya melakukan pembakaran lantaran sakit hati.

"Bahkan otak pelaku berinisial RS sedang melakukan penahanan di dalam Lapas, kita ambil. Nanti akan dilakukan proses penyidikan dan tentunya ada sanksi berikutnya," lanjut Iqbal.

Irjen Pol Mohammad Iqbal menekankan agar pelaku kejahatan diproses hukum.

"Siapapun yang melakukan pelanggaran pidana kami akan bergerak cepat dan menjawabnya dengan proses hukum yang sangat tegas," sebutnya.

Sementara, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI, Irjen Pol Raynhard Silitonga yang turut hadir menyampaikan apresiasi kinerja kepolisian yang mengungkap perkara ini.

"Teror ini telah beberapa kali terjadi di Pekanbaru, sehingga saya berkesempatan hadir di sini mengucapkan terima kasih atas Kapolda. Atas perhatian Kapolda teror yang sering terjadi di Lapas dan Rutan dapat terungkap," ujarnya.

Ia meminta jajarannya tidak takut akan teror dari bandar narkoba.

"Kami sangat konsen sekali meniadakan narkoba di Indonesia khususnya di Lembaga Pemasyarakatan untuk terus bekerja meniadakan narkoba," jelas Raynhard.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar