Polisi Sebut Penjualan Narkoba di Kampung Dalam Sistem Drive Thru

Polda Riau Rilis pegungkapan narkoba di dua lokasi rawan peredaran narkoba.

KBRN, Pekanbaru: Peredaran narkoba di Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat Pekanbaru menjadi sasaran polisi dalam memberantas narkoba di wilayah tersebut. 

Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan dua lokasi tersebut tidak asing bagi masyarakat karena dikenal rawan terjadi transaksi narkoba. Sehingga tantangan Polri untuk memberantas peredaran narkoba di lokasi ini. 

"Di satu sisi jadi tantangan bagi Polri untuk terus meningkatkan kewaspadaan. Kita tidak kendor dengan berbagai upaya dan teknik mereka kita pelajari maka kita akan hentikan," kata Sunarto dalam keterangan persnya, Kamis (17/6/2021) siang. 

Kapolri memberikan atensi kepada jajarannya untuk memberantas peredaran narkoba. Sehingga dibentuk program Jaga Kampung Anti Narkoba dalam rangka pemberantasan narkoba. 

Polisi menemukan rumah-rumah pengedar narkoba berbeda dengan rumah pada umumnya. Terpasang pintu besi dengan lobang kecil menyerupai loket dan juga adanya CCTV. 

"Kemarin penggerebekan di dua lokasi tersebut yang mana rumah di sana berbeda dengan masyarakat umumnya. Pintu dipasang besi dan dilobangi sedikit untuk mereka transaksi. Mereka menjual narkoba seperti drive thru tidak perlu turun dari motor memberikan uang dan menerima barang, lalu pergi," jelasnya. 

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang bukti sabu 150 gram, uang tunai, timbangan elektrik, 13 unit HP dan perangkat CCTV. Serta satu buah topeng yang dipakai pelaku. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00