Polisi Amankan Ratu Narkoba di Pekanbaru

Polda Riau amankan ratu narkoba di Pekanbaru dari penggerebekan di Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat.

KBRN, Pekanbaru: Kepolisian mengamankan ratu narkoba di Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau. Wanita berinisial WL diamankan dari rumahnya dan turut diamankan bersama sang suami berinisial N. 

Dari penggerebekan polisi di kediaman ratu narkoba itu, polisi tidak menemukan barang bukti narkoba. Hanya saja urin pasangan suami istri ini mengandung narkoba. 

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Victor Siagiaan mengatakan pihaknya akan mendalami indikasi keterlibatan ratu narkoba tersebut dalam peredaran narkotika. 

"Dari rumah mewah di Kampung Dalam yang kita geledah memang tidak ditemukan barang bukti, namun kami akan mempelajari keterkaitan yang bersangkutan baik dari hasil tes urin, dan dari informasi jaringan yang kami peroleh, akan identifikasi tindakan kedepan," ungkapnya dalam keterangan pers, Kamis (17/6/2021) siang. 

Peredaran narkoba di Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat dinilai sangat rapi. Pintu rumah pengedar didesain khusus dengan adanya lobang menyerupai loket untuk transaksi narkoba. 

"Pada pintu ada lobang kecil untuk bertransaksi narkoba, penjualnya menggunakan topeng supaya tidak terindentifikasi. Jadi ini sudah disiapkan komprehensif dan seaman mungkin," ujarnya. 

Victor menyebutkan bahwa peredaran narkoba terus terjadi di lokasi ini, sehingga polisi menyelidiki jaringan lain sebagai pemasok barang haram di dua lokasi wilayah tersebut. 

"Kami sudah tahu arahnya, ini masuk dalam penyelidikan dan tidak bisa kami beberkan," ungkapnya.

Total 15 orang diamankan dari dua lokasi kampung rawan peredaran narkoba di Pekanbaru ini. Selain itu turut diamankan narkoba jenis sabu seberat 150 gram, kamera CCTV, topeng yang digunakan pengedar dalam bertransaksi hingga alat timbangan digital. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00