Rekomendasi Komisi V DPRD Riau

KBRN,Pekanbaru :           Komisi V DPRD Riau secara resmi telah menyampaikan dua rekomendasi ke pimpinan DPRD Riau untuk ditindakdilanjuti.

Rekomendasi tersebut ditandatangani oleh ketua komisi V DPRD Riau, Eddy  Yatim, terkait dengan respon dari ketidakhadiran Satgas Covid-19 Pemprov Riau pada RDP di ruang rapat Komisi V DPRD Riau, Rabu  lalu.

Kedua  rekomendasi itu  adalah  mengusulkan untuk menggunakan Hak Interpelasi DPRD kepada Gubernur Riau, terkait upaya cepat dan kongkrit penanganan Covid-19 di Provinsi Riau, atau opsi kedua adalah pembentukan panitia khusus (Pansus) tentang Covid-19 Provinsi Riau.

Sesuai hasil rapat di Komisi, Komisi V sudah menyampaikan rekomendasi hasil rapat kepada pimpinan DPRD. Tinggal lagi pimpinan DPRD menindaklanjutinya.

Politisi Demokrat Riau Eddy Yatim,sabtu (08/05/21) menjelaskan, memasuki pertengahan tahun 2021, angka sebaran Covid-19 di Indonesia khususnya Provinsi Riau belum menunjukkan penurunan.

“Bahkan beberapa bulan ini, angka sebaran Covid-19 di Provinsi Riau terus mengalami peningkatan yang signifikan.  Secara rangking nasional berada di posisi tiga besar,namun bila dilihat pada persentase jumlah penduduk, Provinsi Riau berada pada posisi tertinggi di Indonesia,” ungkap Eddy.

Menurut Eddy, Menyikapi keadaan tersebut, Komisi V DPRD Provinsi Riau,  mengundang Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Riau pada Rabu, 5 Mei 2021. Rapat kerja itu bermaksud ingin merumuskan secara bersama antara legislatif dan eksekutif, upaya cepat dan kongkret penanganan Covid-19. Namun, Satuan Tugas Covid-19 tidak hadir tanpa pemberitahuan.

“Padahal sebelumnya, DPRD Provinsi Riau melalui Komisi V selalu mendukung Pemerintah Provinsi Riau dalam penanganan Covid-19, seperti halnya dalam persetujuan anggaran pada APBD sebesar Rp 497 Miliar untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Riau,” tambah Eddy Yatim

Namun sampai saat ini belum ada penyampaian resmi terkait penggunaan anggaran tersebut, ouput dan dampaknya kepada masyarakat. (lisa)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00