Bawaslu Riau Sosialisasikan Pengawasan Pemilu Bagi Pemilih Pemula

KBRN, Pekanbaru : Tahapan Pemilu 2024 sudah dimulai tahun ini, salah satu pencegahan yang dilaksanakan Bawaslu Provinsi Riau yaitu melaksanakan sosialisasi pengawasan Pemilu bagi pemilih pemula.

Kegiatan ini dihadiri oleh 100 orang peserta pemilih pemula yang terdiri dari pelajar, mahasiswa serta umum. Sesuai dengan sasaran kegiatan yaitu pemilih pemula yang artinya adalah pemilih yang baru pertama kali menggunakan hak pilihnya, dalam artian belum berada pada usia memilih sebelumnya sehingga mendapatkan hak pilih untuk digunakan pada Pemilu serentak 2024 nanti.

“Kami mengundang rekan-rekan siswa dan mahasiswa dalam kegiatan Bawaslu ini dengan tujuan agar rekan-rekan semua mengetahui bahwa kita akan mengikuti Pemilu serentak tahun 2024 dan Bawaslu bersama masyarakat berkewajiban untuk turut mengawasi prosesnya agar terwujudnya Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” ungkap Rusidi Rusdan selaku Ketua Bawaslu Riau saat menyampaikan sambutan.

Usai menyampaikan sambutan, ketua membuka secara resmi kegiatan sosialisasi. Turut hadir kordiv Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga, Neil Antariksa, Amd., SH., MH, Kordiv Organisasi dan SDM serta Kepala Bagian Pengawasan Pemilu, Tarmizi, AP.

Sosialisasi kepada pemilih pemula ini menghadirkan pembicara dari akademisi yaitu Andrizal, SH., MH. Selain meneliti mengenai kepemiluan, Andrizal juga merupakan ketua pusat studi hukum Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning Riau.

Salah satu indikator suksesnya Pemilihan Umum (Pemilu) yaitu terlaksananya Pemilu jujur dan adil. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan peran seluruh masyarakat dalam pengawasan partisipatif.

Pengawasan partisipatif ini merupakan wujud partisipasi masyarakat untuk sama sama mengawasi tahapan Pemilu dan juga melaporkan apabila menemukan pelanggaran Pemilu.

Yang utama bagi pemilih pemula yaitu menyalurkan hak pilih yang merupakan salah satu bentuk dari partisipasi politik di negara demokratis, bahwa kedaulatan berada di tangan rakyat, yang dilaksanakan melalui kegiatan bersama untuk menetapkan tujuan- tujuan serta masa depan masyarakat dan untuk menentukan orang-orang yang akan memegang tampuk kepemimpinan.

Berdasarkan tujuan ini, pengenalan pengawasan Pemilu sangat penting untuk dilakukan kepada pemilih pemula terutama mereka yang baru berusia 17 tahun. Pemahaman yang baik itu diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus menjadi pemilih yang cerdas dan juga dapat turut serta dalam melakukan pengawasan Pemilu.

Oleh karena itu, diharapkan pemilih pemula dapat mengkampanyekan terselenggaranya Pemilu yang langsung, umum, bebas rahasia, jujur, dan adil melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Youtube dan lainnya. Sehingga Pemilu yang berkualitas, jujur dan adil bisa terwujud.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar