Bawaslu Pekanbaru Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif

KBRN, Pekanbaru :  Bawaslu Kota Pekanbaru mengadakan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif bagi masyarakat Kota Pekanbau, Kamis (11/8/2022) karena pengawasan tidak hanya tanggung jawab Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tetapi juga masyarakat luas termasuk pers dan mahasiswa karena anggota maupun staf Bawaslu terbatas.

Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Riau, H. Amiruddin Sijaya saat membuka acara sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif yang digelar oleh Bawaslu kota Pekanbaru menjelaskan pada hakikatnya Pengawasan Pemilu tidak hanya tanggung jawab Bawaslu.

"Tetapi masyarakat luas termasuk pers karena keterbatasan anggota maupun staf Bawaslu.” ujarnya.

Amiruddin mengungkapkan, kerawanan Pemilu meliputi, money politik, berita hoax dan issu SARA. Media massa diharapkan dapat menyajikan informasi secara independen dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi tersebut.

Hal senada juga disampaikan ketua Bawaslu kota Pekanbaru, Indra Khalid Nasution. Ia menyebutkan di Pemilu itu ada bermacam-macam pelanggaran.

“Ada yang namanya pelanggaran administrasi, terhadap mekanisme, pelanggaran kode etik, pelanggaran pidana Pemilu dan netralitas ASN,” tukasnya.

Dikatakan, sehubungan telah dimulainya tahapan dan jadwal Pemilu 2024, maka pihaknya melaksanakan sosialisasi khususnya kepada media dan mahasiswa karena sebagai media informasi peran pers penting dalam mengawasi Pemilu Serentak pada Februari 2024 mendatang.

“Khusus pelanggaran yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu KPU kata Indra Khalid, ada pasal-pasal pidana sebagaimana diatur dalam UU no 7 tahun 2017,” imbuhnya.

Sosialiasasi diikuti puluhan peserta. Kegiatan juga dihadiri anggota Bawaslu Pekanbaru antara lain Yasrif Yaqub Tambusai, Rizqi Abadi, Heryanti dan Siti Syamsiah.

Sedangkan nara sumber adalah Ketua KPU Kota Pekanbaru Anton Mercyanto dan Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, Bakesbangpol Pekanbaru, Tengku Firdaus. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar