SLDPR Ditutup, Perempuan Riau Harus Jadi Pejuang Demokrasi

KBRN, Pekanbaru : Sekolah Literasi Demokrasi Perempuan Riau (SLDPR) secara resmi ditutup oleh anggota KPU Ri, Augus Melasz, Kamis (7/7/2022) melalui aplikasi zoom. Perempuan yang mengikuti kurikulum SLDPR sduah bisa menjadi pejuang demokrasi terutama di Riau.

Nugroho Noto Susanto, Anggota KPU Provinsi Riau Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Provinsi Riau selaku inisiator dan fasilitator usai penutupan mengatakan KPU Provinsi Riau menaruh harapan besar terhadap peserta.

"Tentu besar harapan kami dari KPU Riau dengan perempuan di Riau, terutama yang menjadi peserta, kiranya peremupan Riau memperoleh banyak hal untuk menjadi bagian pelaksanaan praktek dmokrasi terutama di Riau," jelasnya.

Diktakan, selama 18 kali pertemuan sebagaimana dalam rancangan kurikulum yang dibangun KPU Riau, para peremuan itu sudah mendapatkan banyak sekali pengetahuan, pengalaman dan ilmu.

"Bbanyak sekali informasi, pengetahuan dan pengalaman yang diberikan kepada seluru peserta. Termasuk didalammya ada isu demokrasi, gender, penyelenggara Pemilu baik dari asprek teroritis maupun praktis," tambahnya.

Sehingga lanjut Nugroho Noto Susanto, perempuan yang menjadi peserta SLDPR sudah memiliki kemampuan atau menjadi kaum yang bisa memperjuangkan perempuan dalam melawan kekerasan.

"Selain itu juga sudah bisa dalam aspek pengawasan, etik dari penyelenggara Pemilu. Kalaupun tidak bisa diharapkan secara khusus, karena kalau mau menjadi penyelenggara itu wajib melalui seleksi, tetapi seperti di badan adhoc mereka sudah bisa partisipasis tetapi tidak otomatis tidak menjadi baigian, karena harus mengiktui seleksi dan tahapan," urainya.

Dikatakan, secara umum, perempuan yang jumlhanya lebih dari 200 dan berasal dari 12 kabupaten/kota se Riau, sudah bisa menjadi bagian agen demokrasi dimanapupn berada.

"Bisa menjadi pejuang demokrasi, mereka bisa tumbuh kembangkan di lingkungan mereka masing-masing," katanya.

Sebelum ditutup, Ketua Panitia, Yenni Maridia menyampaikan total peserta mencapai 224, dilanjutkan dengan sambutan Ketua KPU Riau, Ilham M Yasir dan dilanjutkan pengumuman tiga peserta terbaik yaitu Lisa Trisnawati, Nadia Dwi Anjulina dan Ayu Erlina, kemudian ditutup oleh Augus Melasz. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar