KPU Riau Usul Perhitungan Suara Pemilu 2024 Pakai Sirekap

KBRN, Pekanbaru : Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau, Joni Suhaidi mengusulkan agar hitung resmi hasil Pemilu 2024 bisa menggunakan Sirekap atau e-rekapitulasi.

"Di 2024, usulan kami, kalau Sirekap bisa digunakan sebagai metode hitung suara yang resmi, tidak lagi sebagai alat bantau," katanya, Selasa (23/2/2021).

Sirekap merupakan aplikasi yang penggunaannya telah diatur dan wajib digunakan petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) untuk menghitung hasil suara pilkada 2020 yang digelar di tengah pandemi Covid-19.

Joni Suhaidi menilai rekapitulasi perhitungan suara selama ini menjadi titik kritis dalam penyelenggaraan pemilu, baik pemilu Pilpres, Pileg maupun Pilkada. Ia pun berharap Sirekap tak sekadar menjadi alat pendukung perhitungan suara semata seperti di Pilkada 2020.

"Karena KPU selalu kampanyekan soal rekapitulasi karena memang titik kritis kepemiluan ini bukan di pungut hitung di TPS, tapi rekapitulasi di kecamatan dan kabupaten serta provinsi," katanya.

Lebih lanjut, Joni Suhaidi berkaca bahwa penerapan Sirekap cukup mempercepat proses perhitungan suara pada Pilkada 2020. Sirekap, kata dia, juga memiliki fungsi untuk meminimalkan manipulasi hasil perhitungan suara di tingkat rekapitulasi kelurahan, kecamatan hingga provinsi.

"Yang kita foto adalah foto dari plano C, yang memang selama ini sering mungkin ada yang melakukan manipulasi. Tapi ketika C plano difoto, kemungkinan manipulasi sangat kecil dan kemarin sampai saat ini, tidak ada aduan ke MK terhadap pemalsuan C hasil," kata dia. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00