Perkara Eko Suharjo Dihentikan

KBRN, Pekanbaru : Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Dumai menghentikan perkara dugaan pelanggaran Pemilu calon walikota nomor urut 2, Eko Suharjo yaitu netralitas ASN dalam satu tahap kampanye sehubungan dengan meninggalnya terdakwa Eko Suharjo.

Hal itu dikatakan oleh Koordinator Penanganan Pelanggaran Bawaslu Dumai sekaligus Koordinator Sentra Gakkumdu dari unsur Bawaslu Dumai, Agustri, Kamis (26/11/2020).

Dia menjelaskan keputusan diambil mengingat Eko Suharjo sudah meninggal dunia, sehingga perkaranya secara otomatis harus dihentikan demi hukum.

"Kami sudah rapat dalam Sentra Gakkumdu. Hasilnya perkara dengan terdakwa yang meninggal dunia secara otomatis persidangannya dihentikan lantaran statusnya gugur demi hukum. Dasar hukum penghentian perkaranya dengan terdakwa yang meninggal dunia tercantum dalam pasal 77 KHUP," jelasnya.

Diungkapnkan bahwa secara khusus Sentra Gakkumdu Kota Dumai juga melakukan rapat tentang hal tersebut seraya menyapaikan duka dan turut berduka cita kepada keluarga.

"Kami dari Sentra Gakkumdu menyampaikan duku yang mendalam atas meninggalnya calon walikota Dumai," ungkapnya.

Menurut Agustri, sebagaimana lazimnya bahwa perkara pidana yang dinyatakan gugur demi hukum sesuai dengan dasar hukumnya pasal 77 KUHP, maka majelis hakim Pengadilan Negeri Dumai yang menanganinya akan membuat penetapan atas gugurnya penuntutan oleh karena terdakwanya meninggal dunia. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00