33 Bapaslon Riau Tes Kesehatan dan Uji Usap Tenggorokan

KBRN, Pekanbaru : Dari 34 bakal pasangan calon (bapaslon) peserta Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) serentak di kabupaten/kota di Provinsi Riau yang menjalani pemeriksaan kesehatan dan uji usap tenggorokan, hanya 33 Bapaslon yang mengikuti, sedangkan satu Bapaslon belum mengikuti pemeriksaan kesehatan karena salah seorang masih menjalani isolasi mandiri karena positif Covid 19.

Hal itu dikatakan oleh Komisioner KPU Riau Divisi Teknis Penyelenggaraan, Joni Suhaidi, di Pekanbaru, Rabu (9/9/2020). "Tes kesehatan dipusatkan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau di Pekanbaru. Berarti ada 68 peserta yang ikut tes kesehatan yang dilakukan secara bertahap," katanya.

Joni Suhaidi menjelaskan tes kesehatan pada pilkada serentak tahun ini berbeda dari pilkada terdahulu lantaran dilaksanakan di tengah wabah pandemi covid-19. Bapaslon yang akan dites hanya diantar oleh satu pendamping, itupun tidak boleh lama langsung keluar dan diganti oleh pendamping tenaga kesehatan RSUD Arifin Achmad. Menurut Joni semua proses dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan termasuk anggota KPU Riau yang melakukan pembukaan dimulainya tahapan tes kesehatan hanya diperkenankan sebentar saja di dalam gedung RSUD Arifin Achmad. "Kami juga setelah pembukaan langsung menunggu di tenda yang disediakan di luar gedung RSUD Arifin Achmad," jelasnya. Selanjutnya untuk tahapan tes kesehatan dibagi tiga kelompok yang masing-masing berisi 12 bapaslon. Tiap bapaslon akan menjalani tes selama dua hari dan dimulai pada tanggal 6-11 September. Sementara biaya untuk periksa kesehatan seorang bakal calon lebih kurang Rp20 juta akan dimasukkan dalam APBD daerah setempat dalam gelaran pilkada.

Adapun tes kesehatan tersebut meliputi berbagai komponen, yakni biaya pemeriksaan dari unsur Ikatan Dokter Indonesia (IDI), biaya bebas narkoba (BNN), biaya pemeriksaan kesehatan jiwa, dan biaya sewa rumah sakit. "Pada prinsipnya KPU hanya menerima hasil rekomendasi dari RSUD yang isinya mampu atau tidak secara jasmani dan rohani," ujarnya. Terkait satu Bapaslon yang belum bisa mengikuti pemeriksaan kesehatan, dilakukan masih menunggu hasil uji usap tenggorokannya negatif.

"Kami menunggu sampai hasilnya uji usap tenggorokannya negatif. Baru dijadwalkan ulang pemeriksaan kesehatannya," ucapnya. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00