Pendaftaran Pilkada 2020, KPU Riau Himbau Bapaslon Tidak Bawa Massa

KBRN, Pekanbaru : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau bersama sembilan KPU kabupaten/kota telah melakukan simulasi petunjuk teknis pencalonan dan penerimaan pendaftaran pasangan calon (Paslon) kepala daerah tahun 2020. Simulasi itu dimulai dari pengamanan hingga proses penerimaan pendaftaran di dalam Kantor KPU. Semua proses menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Untuk itu, kami menghimbau agar Bapaslon tidak membawa massa saat pendaftaran," kata Ketua KPU Riau, Ilham M Yasir, Rabu (2/9/2020).

Dikatakan, pihaknya juga sudah mengingatkan partai politik (parpol) tentang tata cara sekaligus simulasi saat pendaftaran calon. Tujuannya, agar parpol mengerti apa saja yang akan dilakukan saat pendaftaran calon pada tanggal 4,5, dan 6 September 2020.

“Prosesnya itu harus menerapkan protokol kesehatan, karena kami menerapkan protokol covid 19, maka peserta yang akan mendaftar juga harus menerapkan protokol Covid 19," katanya.

Simulasi dimulai dari waktu paslon dan rombongannya yakni ketua dan sekretaris parpol pengusung memasuki kantor KPU.

“Disini kami menghimbau kepada parpol dan paslon untuk tidak membawa massa, supaya tidak ada klaster baru penularan Covid-19. Kalau di kantor KPU maka kami akan terapkan, tetapi kalau diluar kantor KPU maka kami tidak berwewenang,” ujarnya.

KPU secara ketat akan memberlakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di setiap tahapan proses pendaftaran.

“Dari mulai kehadiran, masuknya harus satu-persatu, cuci tangan, dan pengecekan suhu tubuh. Hasil pengecekan suhu tubuh akan kita catat. Kemudian mengisi daftar hadir dan masuk ke dalam ruang pendaftaran,” urainya.

Di dalam ruang pendaftaran, lanjutnya, KPU juga memberlakukan pembatasan, yakni, hanya pasangan calon dan ketua serta sekretaris Parpol pengusung saja yang boleh masuk. Sisanya menunggu di luar ruangan.

Dokumen pendaftaran semuanya harus dimasukkan ke dalam bahan tahan air. Dokumen akan disterilkan dulu sebelum dibuka dan diverifikasi. Seluruh juga petugas mengenakan masker, sarung tangan, dan hand sanitizier.

“Jika nantinya ada perbaikan dokumen, sesuai regulasi bisa dilakukan pada tanggal 14,15, 16 September 2020,” imbuhnya. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00