Pilkada Serentak 2020 di Riau, Sebanyak 14.980 Calon Pemilih Pemula 

Abdurrahman.jpg

KBRN, Pekanbaru: Jumlah calon pemilih pemula atau swing voters pada pelaksanaan pemilihan bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota lanjutan di 9 (sembilan) kabupaten/kota di Provinsi Riau (Pilkada serentak 2020) diperkirakan mencapai 14.980 orang. 

Data ini diperoleh setelah KPU Provinsi Riau resmi menerima data pemilih pemula dari KPU Republik Indonesia, Rabu (24/6/2020), setelah sebelumnya Kamis (18/6/2020), KPU RI menerima secara resmi dari Kemendagri sebanyak 456.256 orang di 270 daerah yang akan menggelar pemilihan kepala daerah serentak di tahun 2020.

Hal itu dijelaskan oleh Koordinator Divisi Perencanaan Program dan Data Pemilih KPU Provinsi Riau, Abdul Rahman SE, yang dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (26/6/20).

"Penyerahan data pemilih pemula ini merupakan amanah UU Pemilu sebagai wujud dari usaha merealisasikan data pemilih bersih menuju pemilu/pemilihan berkualitas," katanya.

Dijelaskan Rahman, data pemilih pemula ini oleh KPU Prov Riau pada hari ini sudah diteruskan ke 9 KPU kab/kota sebagai data calon pemilih tambahan untuk Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) yang telah diserahkan pada bulan Februari lalu.

"Jadi, data ini khusus hanya calon pemilih pemula saja. Mereka ini baru akan memilih untuk pertama kalinya di Pemilihan Serentak 2020 pada 9 Desember mendatang," imbuhnya.

Ditegaskan juga, di antara 9 kabupaten/kota di Riau, calon pemilih pemula Kabupaten Rokan Hilir adalah yang paling terbesar, yaitu sebanyak 3.079 orang pemilih. Disusul Rokan Hulu sebanyak 2.552 orang pemilih. Kemudian Indragiri Hulu sebanyak 1.910 orang pemilih, Bengkalis sebanyak 1.735 orang pemilih, Pelalawan sebanyak 1.617 pemilih, Kuansing sebanyak 1.421 orang pemilih, Siak sebanyak 1.139 orang pemilih, Kepulauan Meranti sebanyak 862 orang pemilih dan Dumai sebanyak 665 orang pemilih.

"Data pemilih pemula untuk Provinsi Riau adalah sebesar 14.980 orang. Tigakategori sebagai pemilih pemula yaitu adalah calon pemilih yang menginjak usia 17 tahun, pemilih yang belum berusia 17 tahun tetapi sudah menikah dan calon pemilih yang berasal dari pensiunan TNI/Polri," ungkapnya.

Data itu nantinya akan dilakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) oleh Panitia Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) yang akan diaktifkan.

"Hari ini baru mulai diaktifkan, jadi mereka akan melakukan Coklit, baru kita tunggu hasilnya, karena jumlah itu bisa bertambah atau berkurang, sesuai dengan hasil Coklit yang dilakukan," katanya.

Acara penyerahan data pemilih pemula ini pekan lalu dilaksanakan di kantor KPU Republik Indonesia. Dihadiri para komisioner KPU, anggota Bawaslu, anggota DKPP dan Kementerian Dalam Negeri. Selain itu kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh komisioner KPU Provinsi dan komisioner KPU kab/kota yang melaksanakan pemilihan serentak lanjutan tahun 2020 secara langsung melalui siaran Dalam Jaringan (Daring). (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00