Bawaslu Rohul Diminta Klarifikasi Kegiatan Pengmpulkan KTP Warga Jelang PSU

KBRN, Pekanaru : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau, merespon cepat terkait adanya surat dari sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), yang mengumpulkan KTP warga, jelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) sebagaimana diamanatkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), sebanyak 25 TPS yang harus dilakukan PSU pada 21 April 2021 mendatang.

Menurut Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, bahwa setelah melakukan rapat bersama, pihaknya meminta kepada jajaran Bawaslu Rokan Hulu untuk memintai klarifikasi perusahaan tersebut terkait hal yang membuat heboh warga Rokan Hulu tersebut.

"Dalam rapat koordinasi, dalam rangka evaluasi pengawasan PSU 25 TPS Tambusai Utara, Rohul, tadi malam di Kantor Bawaslu Riau, sudah saya minta Bawaslu Rohul segera melakukan proses klarifikasi terhadap surat yang dikeluarkan oleh manajemen perusahaan itu, karena pemilih pelaksanaan PSU dilakukan kepada pemilih yang merupakan pekerja dari perusahaan itu," tegas Rusidi Rusdan, Kamis (15/4/2021).

Hal itu merupakan reaksi dan tindak lanjut dari adanay surat instruksi pengumpulan Kartu Keluarga dan KTP warga terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang diinstruksikan manager salah satu perusahaan perkebunan di Rohul dan meresahkan warga karena sudah viral di media sosial. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00