Ambil Jalan Pintas, Masyarakat Terjerat Pinjol Ilegal

KBRN, Pekanbaru : Merosotnya sektor perekonomian pasca dihantam pandemi covid-19, membuat masyarakat terpaksa mengambil jalan pintas dalam memperoleh pinjaman uang, salah satunya dengan melakukan pinjaman online ilegal, yang justru menjerat dan merugikan masyarakat.

Hanya dengan menawarkan syarat yang mudah dan proses pencairan yang cepat, membuat banyak masyarakat akhirnya terigur dengan  pinjaman online ilegal. Tanpa mereka sadari pinjaman online ilegal justru menimbulkan masalah besar di kemudian hari.

Kriminolog Riau, doktor Kasmanto mengungkapkan, tergiur untuk mendapatkan pinjaman uang dengan cepat dan jumlah yang besar, akhirnya membuat masyarakat mengambil jalan pintas dengan meminjam pinjaman online ilegal.

“Tidak dapat dipungkiri, modus dari para pelaku kejahatan selalu mengikuti perkembangan zaman dan kecanggihan teknolog,” urai Kasmanto,saat dialog di RRI,Kamis (21/10/21?

 

Berdasarkan data otoritas jasa keuangan, terdapat sebanyak 106 perusahaan pinjaman online legal di Indonesia, namun jumlah perusahaan pinjaman online ilegal, jumlahnya cukup banyak mencapai angka 3.365 perusahaan sehingga harus diwaspadai. (rh)

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00