Kinerja APBN 2020 di Riau Terkendali

KBRN, Pekanbaru : Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020 terkendali dengan defisit yang terjaga dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terealisasi secara optimal untuk penanganan covid-19, dengan memberikan perlindungan sosial dan membantu dunia usaha.

Hal itu dikatakan oleh Plt Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (DJPb) Perbendahaan Provinsi Riau, Heru Pudyo Nugroho saat menyamapikan press releas tentang realisasi pelaksanaan APBN TA 2020 Provinsi Riau, Senin (18/1/2021) dengan tema “Kebijakan extraordinary APBN untuk membantu masyarakat dan dunia usaha pulih dan bangkit”.

Dia menjelaskan realisasi pendapatan sementara di Provinsi Riau mencapai Rp 5,82 triliun yang terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp 4,07 triliun dan Penerimaan Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 1,75 triliun.

Sedangkan realisasi belanja sementara mencapai Rp 31,24 t yang terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp 11,96 triliun dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp 19,93 triliun.

"Realisasi belanja negara di wilayah Riau per 31 Desember 2020 sebesar Rp 29,65 triliun atau 97,91 persen dari pagu sebesar Rp 30,28 triliun dengan penyerapan tumbuh 3,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ucapnya.

Realisasi itu lanjutnya, terdiri dari belanja pemerintah pusat (K/L) sebesar Rp 7,30 triliun atau 94,81 persen dari pagu Rp 7,70 triliun dan realisasi TKDD sebesar Rp 22,35 triliun atau 98,98 persen dari pagu Rp 22,58 triliun.

Menurut Heru Pudyo Nugroho, realisasi tersebut menunjukkan persentase penyerapan belanja K/L terkontraksi 1,3 persen dibandingkan dengan TA 2019 (YOY). Namun realiasi TA 2020 belum final karena menunggu penyelesaian pengesahan belanja yang diperpanjang sampai dengan 20 Januari 2021 sehubungan dengan adanya pandemi covid 19 yang mempengaruhi serapan khususnya pada jenis belanja barang dan belanja modal.

Kegiatan Perwakilan Kementerian Keuangan di Provinsi Riau yang menyampaikan evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran triwulan empat tahun 2020 dan langkah strategis APBN tahun 2021, dibuka oleh Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan di Provinsi Riau, Sudarsono.

Saat menyampaikan sambutan pada pembukaan kegiatan dalam press release itu, Sudarsono menjelaskan bahwa pihaknya berkewajiban menyampaikan hal tersebut sebagai pertanggung jawaban kepada publik.

Lima Satuan Kerja (Satker) Kementerian Keuangan di Provinsi Riau yang menyampaikan pemaparan adalah Kepala Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Riau, Sumataera Barat dan Kepulauan Riau (RSK), Sudarsono, Pelaksana Tugas Kepala Kantaor Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau, Heru Pudyo Nugroho, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Kanwil DJP Riau. Asprilantomiardiwidodo, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Riau, Hartono Sutarjo dan Kepala Balai Diklat Keuangan Pekanbaru, Misail Palagia. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00