OJK dan AXA Mandiri Berbagi Tips Berasuransi Jiwa Ditengah Pandemi

KBRN, Pekanbaru : Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau bersama  PT AXA Mandiri Financial Services berbagi tips berasurasi jiwa di tengah pandemi Covid 19. Tips yang paling utama, saat webinar secara virtual tentang "Tips Memilih Asuransi Untuk Melindungi Jiwa dan Kesehatan Saat Pandemi" yang diadakan Forum Jurnalis Riau (Forjuri) bersama AXA Mandiri, Kamis (3/12/2020).

Kepala OJK Riau, Yusri menjelasakan tips memilih asuransi dimasa pandemi ini yaitu beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satunya pilihlah asuransi sesuai dengan kebutuhan.

"Pilihlah sesuai kebutuhan kita. Kenali kapasitas perusahaan asuransi agar diperhatikan rasio risk base capital dalam memilih perusahaan asuransi, pastikan agen asuransi yang dipilih merupakan agen bersertifikasi keagenan, isi surat permohonan penutupan asuransi sppa dengan lengkap dan jujur, baca polis secara detail manfaat asuransi, pengecualian dalam klaim, premi, jangka waktu dan biaya. Satu hal yang penting adalah pastikan memiliki kemampuan membayar premi," urainya.

Dikatakan, asuransi merupakan hal yang sangat penting. Namun, hanya baru sebagaian kecil masyarakat yang mengerti dan mengakses asuransi.

"Asuransi merupakan salah satu mekanisme bentuk pengalihan risiko risiko dari tertanggung kepada pihak penanggung dengan membayar sejumlah premi yang diikat melalui kontrak atau polis asuransi," katanya.

Sementara itu, Lulu AMFS dari AXA Mandiri mengatakan bahwa di masa pandemi ini, asuransi AXA Mandiri juga melakukan cover terhadap nasabah yang terdampak covid 19.

"Minat warga untuk asuransi kesehatan di AXA Mandiri di masa pandemi meningkat. Peningkatan mencapai 20 persen. Tapi kita sarankan jangan menunggu sakit dulu atau ada wabah penyakit dulu baru berasuransi. Karena itu bisa sangat mahal," terangnya.

Menurutnya, banyak tips untuk memilih asuransi yang baik, tetapi yang paling utama adalah memilih produk asuransi sesuai dengan kebutuhan.

Disisi lain, Direktur RSUD Arifien Achmad Nuzelly Husnedi yang juga sebagai nara sumber mengatakan bahwa di RSUD sebagai pusat rujukan Covid 19 lebih fokus pada treatment terhadap penanganan covid 19. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00