Cegah Covid 19, Inovasi dan Kreativitas Kerluarga Besar Gojek Pekanbaru Terus Dikembangkan 

KBRN, Pekanbaru : Kreativitas dan inovasi terus dikembangkan keluarga besar Gojek Pekanbaru terus dikembangka dalam rangka menumbuhkan kehidupan dan perekonomian di tengah masih merebaknya pandemi virus Covid 19. Sehingga saat ini masih menjadi platform digital paling disukai masyarakat Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau pada umumnya dalam memenuhi kebutuhan.

Hal itu terlihat jelas dalam kehidupan masyarakat Kota Pekanbaru, sejak berakhirnya Pembatasan Sosial Beskala Besar (PSBB) maupun saat Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) yang diterapkan Pemerintah Kota Pekanbaru di sejumlah kecamatan. Setidaknya, terlihat di beberapa sudut kota dan beberapa ruas jalan di Kota Pekanbaru, Kamis (22/10/2020).

Lina, salah seorang perawat di Kota Pekanbaru kepada RRI, Kamis (22/10/2020) mengaku bahwa di telpon selulernya terdapat beberapa aplikasi platform digital yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti bepergian, berberlanja dan untuk kepentingan lainnya.

"Saya lebih suka menggunakan aplikasi Gojek, padahalkan ada juga aplikasi Grab dan Maxim, dan diantara mereka itu saya yakin pasti bersaing memberikan layanan yang terbaik pada pelanggan melalui berbagai fitur yang ada," ungkapnya.

Diakui, selama ini yang paling sering digunakan adalah layanan transportasi, baik menggunakan kenderaan roda dua maupun roda empat.

Sedangkan platfrom lain yang tidak memiliki caang di Pekanbaru, sering juga digunakan, tetapi tidak seseirang platfrom yang memiliki kantor cabang di Pekanbaru.

"Kayak beli baju, atau barang kebutuhan rumah tangga, saya beli melalui aplikasi juga seperti Bukalapak, Lazada, Shopee atau yang lain," ungkapnya.

Menurutnya, sikap selektif dalam memilih platfrom untuk dipakai saat ini harus lebih ditingkatkan, seiring dengan masih merebaknya pandemi Covid 19.

"Saya percaya semua platfrom memiliki strategi dan cara masing - masing agar terhindar cari Covid, tetapi cara kita pula untuk memilih yang paling aik dari yang baik-baik itu," tambahnya.

Sementara itu, Anif, salah seorang mitra Gojek mengakui bahwa ditengah pandemi Covid 19, dirinya selaku mitra sudah diberikan instruksi dan arahan serta petunjuk dari manejemen Gojek dalam memberikan layanan kepada pelanggan dengan memegang teguh mengedepankan aspek Kesehatan, Kebersihan dan Keamanan.

"Dalam mencari kehidupan buat kita dan keluarga, tentu kita ingin sehat, terhindar dari Covid, lalu terjaga kebersihan kita dan layanan yang diberikan serta aman dalam segala hal," ungkapnya di Posko Aman Gojek Pekanbaru.

Menurut, terkadang menjadi hal yang aneh dan lucu tetapi tidak menjadi persoalan dan kesalahan dalam memberikan layanan kepada pelanggan.

"Disitulah dibutuhkan strategi dan inovasi agar pelanggan tetap memanfaatkan jasa dari kami para mitra Gojek ini agar roda kehidupan ini tetap berputar, karena kalau kami menerapkan J3K, Insya Allah, kita bisa bekerja, lalu mendapat penghasilan tetapi terhindar dari Corona," ucapnya.

Disisi lain, Operaration Supervisor Gojek Pekanbaru, Gilang Ibnu Afiff yang dikonfirmasi menjelaskan bahwa Gojek terus berinovasi dan berkreativitas dalam memberikan layanan kepada pelanggan melalui mitra Gojek. Khusus saat ini yang menajdi masalah bersama adalah Covid 19, maka peneapan J3K tidak saja kepada mitra Gojek, tetapi kepada semua pihak, termasuk karyawan, tamu dan lainnya.

"Keluarga besar Gojek itu, tidak saja mitra dan karyawan, tetapi juga pihak lain yang selama ini bermitra dengan Gojek, sehingga sudah menjadi keluarga besar bagi Gojek," katanya.

Diakui, selama pandemi, Gojek menghadirkan inovasi terbaru di bawah inisiatif J3K (Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan). Salah satu inovasi baru yang dibuat adalah Alat Perlindungan Driver GoRide, fitur “Komitmen Keamanan Terhadap Protokol J3K”, fitur Selfie Verifikasi Masker dan fitur Geofencing. Inovasi ini sekaligus sebagai wujud penguatan posisi Gojek sebagai perusahaan penyedia layanan transportasi digital dengan protokol kesehatan dari hulu ke hilir terlengkap di layanan transportasi. 

“Kebersihan dan keamanan sudah merupakan kebutuhan masyarakat. Sejak pandemi, kami di Gojek telah sigap melakukan berbagai penyesuaian yang mengedepankan aspek kebersihan, kesehatan dan keamanan lewat inisiatif J3K pada setiap layanan kami tanpa ada pembebanan biaya tambahan. Kita bisa lihat di depan kantor ini pesis di Posko Aman J3K Gojek Pekanbaru, bagiaman semau keluarga Gojek untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan bersama. Tujuannya untuk menyesuaikan kebutuhan sambil terus memberikan rasa aman bagi mitra driver dan penumpang maupun masyarakat yang mendapatkan layanan seperti GoFood dan sebagainya," jelasnya.

Bahkan lanjutnya, ada juga fitur “Komitmen Keamanan terhadap Protokol J3K” di aplikasi pelanggan saat memesan layanan GoRide, GoCar, atau GoBluebird demi menjaga keamanan bersama. Melalui fitur ini, pelanggan diwajibkan menekan tombol yang menyatakan bahwa dirinya berkomitmen menggunakan masker, tidak bepergian dalam keadaan kurang sehat, mencuci tangan sebelum dan sesudah menaiki kendaraan, serta melakukan pembayaran nontunai. 

"Mitra driver boleh membatalkan pesanan apabila pelanggan tidak mematuhi protokol kesehatan yang telah disetujui," tegasnya.

Selain inovasi terus dikembangkan oleh Gojek dan terus dihadirkan untuk melengkapi deretan inovasi J3K yang telah dihadirkan sejak awal pandemi, di antaranya pengoperasian layanan Posko Aman J3K bagi mitra driver untuk mengecek suhu tubuh, mendisinfeksi kendaraan, dan mendapatkan paket kesehatan gratis (masker dan hand sanitizer), tampilan informasi suhu tubuh dan status desinfeksi kendaraan mitra driver di aplikasi pelanggan dan Zona Nyaman J3K untuk pelanggan.

"Sebentar lagi akan datang helm yang kaca depannya panjang, jadi kalau dipakai menutupi wajah mitra Gojek untuk mencegah masuknya percikan droplet ke muka," ujarnya sambil memperagakan ukuran dan panjang helm mitra Gojek. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00