Masa Tatanan Kehidupan Baru, Harga TBS di Riau Naik

KBRN, Pekanbaru : Di tengah masa tatanan kehidupan baru atau new normal, harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Riau kembali bergerak positif. Mengalami kenaikan 

Rp 46,25 per kilogram.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja, Selasa (30/6/2020) menjelaskan hasil penetapan harga TBS kelapa sawit Provinsi Riau 

Nomor 26 periode 1 sampai dengan 7 Juli 2020 mengalami kenaikan Rp 46,25 per Kg untuk umur 10-20 tahun.

"Kenaikan harga TBS periode 1 sampai dengan 7 Juli 2020 untuk kelompok umur 10-20 tahun adalah sebesar Rp 46,25/Kg.

 Harga TBS kelapa sawit penetapan ke 26 bulan Juni 2020 atau periode 1 – 7 Juli di tahun 2020 mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur kelapa sawit dengan jumlah kenaikan terbesar terjadi pada kelompok umur 10 - 20 tahun sebesar Rp 46,25/Kg atau mencapai 2,94 persen dari harga pekan lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 1.617,61/Kg," jelasnya. 

Dikatakan, kenaikan harga TBS ini disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal.

 Faktor internal naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan harga jual CPO dan kernel dari hampir seluruh perusahaan yang menjadi sumber data. 

"Tercatat hanya harga jual kernel dari Astra Agro Lestari Group yang mengalami penurunan. Untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp 239,47/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 229,00/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 212,00/Kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp 220,01/Kg dari harga pekan lalu," rincinya. 

Sedangkan untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan sebesar Rp 27,27/Kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp 71,00/Kg dari harga minggu lalu.

Sementara dari faktor eksternal, bahwa kenaikan harga TBS periode ini masih dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak mentah dunia. Mobilitas yang dicirikan dengan tingkat kemacetan mulai teramati di berbagai kota besar di dunia membuat harga minyak mentah terangkat naik. 

"Kenaikan harga minyak mentah ini turut membuat harga komoditas minyak sawit mentah (CPO) ikut terapresiasi karena kenaikan harga minyak membuat penggunaan CPO untuk bahan baku biodiesel menjadi lebih menarik dan turut mendongkrak permintaan," ungkapnya.

Umur 3th (Rp 1.195,09);

Umur 4th (Rp 1.293,76); 

Umur 5th (Rp 1.413,15); 

Umur 6th (Rp 1.446,97); 

Umur 7th (Rp 1.503,33); 

Umur 8th (Rp 1.544,71); 

Umur 9th (Rp 1.580,79);

Umur 10th-20th (Rp 1.617,61); 

Umur 21th (Rp 1.549,33); 

Umur 22th (Rp 1.541,60); 

Umur 23 th (Rp 1.535,15);

Umur 24 th (Rp 1.470,73); 

Umur 25 th (Rp 1.435,30);

Indeks K : 86,62 %

Harga CPO Rp. 7.437,70

Harga Kernel Rp. 4.330,33. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00