Imbas WFH, Konsumsi Listrik Melonjak

KBRN, Pekanbaru : Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PT PLN (Persero) Pekanbaru mencatat konsumsi listrik melonjak sehubungan dengan kebijakan pencegahan covid 19, yaitu adanya kebijakan bekerja di rumah atau Work From Home (WFH).

General Manager UP3 PLN Pekanbaru, Himawan Susanto menjelaskan sejak pandemi covid-19 merebak, konsumsi listrik rumah tangga meningkat tajam, kebijakan WFH memberi imbas konsumsi yang lebih tinggi. Dia menduga, dengan kebijakan tersebut maka pola hidup dari sisi konsumsi listrik masyarakat menjadi berubah.

"Dari awalnya hemat listrik menjadi konsumtif dikarenakan keperluan masing-masing saat bekerja dari rumah," ungkapnya, Kamis (14/5/2020).

Dikatakan, pola pemakaian listrik yang berubah yaitu biasanya kerja di kantor beralih kerja di rumah, demikian juga yang belajar biasanya di sekolah maupun kampus sekarang beralih ke rumah. Termasuk kesehariannya aktivitas pagi dan sore di luar akibat covid-19 semuanya tetap tinggal di rumah, maka sangat wajar terjadi peningkatan pembayaran listrik.

"Kalau terjadi peningkatakan konsumsi listrik, maka wajar tagihan listrik meningkat pula. Sebab kalaupun alat elektronik tidak bertambah, tetapi disinyalir durasi peralatan elektronik yang membutuhkan listrik semakin lama dari biasanya," dalihnya.

Himawan Susanto menjelaskan sehubungan dengan hal itu, jika masih ada pelanggan yang merasa kurang wajar dengan pembayaran listrik, maka bisa ke kantor PLN terdekat agar dijelaskan secara detail, karena setiap pelanggan mempunyai instalasi listrik, problem case dan track record pembayaran berbeda.

"Bagi yang merasa pembayarannya di atas normal maka dipersilakan untuk menghubungi PLN karena sejauh ini belum ada kebijakan PLN menaikan tarif listrik. Kalau ada pelanggan yang merasa heran pembayaran listriknya naik atau meningkat, ya diduga karena terjadinya peningkatkan konsumsi itu," katanya. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00