Apindo : Harga Gas Industri Mahal

KBRN, Pekanbaru : Ketersediaan gas untuk industri di Provinsi Riau masih dikeluhkan pengusaha. Padahal selama ini pemerintah sudah berupaya untuk menurunkan harga gas untuk industri, bahkan sudah menjadi perhatian Presiden RI, Joko Widodo.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia Riau, Wijatmoko Rah Trisno, pihakya sudah beberapa kali membicarakan hal tersebut, tetapi sampai saat ini belum bisa terselesaikan mengenai harga gas yang mahal.

"Berdasarkan catatan pemerintah, saat ini sekitar 6 industri yang menggunakan gas, mulai dari pembangkit listrik, industri kimia, industri makanan, industri keramik, industri baja, industri pupuk, hingga industri gelas. Jika dikalkulasikan maka porsi gas sangat besar pada struktur biaya produksi, maka harga gas akan sangat berpengaruh pada daya saing produk industri di pasar global," jelasnya, Senin (13/1/2020).

Dikatakan, pihaknya mendukung kebijakan Joko Widodo yang meminta jajaran pemerintah untuk mengkalkulasi harga gas agar lebih kompetitif, agar masalah yang selama ini membuat harga gas mahal bisa terpecahkan.

"Penyebab tingginya harga gas sangat kompleks mulai dari harga di hulu, di tingkat lapangan gas, di tengah terkait dengan biaya penyaluran gas, biaya transmisi gas, di tengah infrastruktur yang belum terintegrasi dan sampai di hilir di distributor, namun paling penting bagi industri adalah ketersediaan gas," katanya. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00