Lebih 11 Ribu Orang Mendaftar Program Magang Kerja PHR WK Rokan

KBRN, Pekanbaru : Siti Rahmah tak kuasa menahan air mata haru ketika memberikan testimoni dalam Acara Pembukaan Program Magang Kerja Tahun 2022 PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) pada Rabu (6/7/2022). Kesempatan magang kerja di PHR menjadi kebanggaan bagi diri dan keluarganya. Ibunya merupakan orang tua tunggal yang harus menghidupi dua anak.

”Pertamina merupakan salah satu perusahaan yang saya cita-citakan untuk bekerja kelak. Ketika dinyatakan lolos program magang kerja, orang tua saya awalnya tidak percaya,” ungkap Siti, lulusan jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Riau tersebut. Tangis Siti pecah saat menyebutkan ibunya sehari-hari bekerja sebagai pedagang harian di rumahnya di Perawang, Siak. Dia tak sanggup melanjutkan kata-katanya.

Kesempatan magang kerja di PHR juga menjadi kebanggaan Wahika Fitrah, lulusan Teknik Geodesi Institut Teknologi Nasional Bandung. “Orang tua saya sangat terharu dan bahagia ketika mendengar saya lolos magang kerja di PHR. Ini kebanggaan luar biasa bagi orang tua saya yang menghidupi keluarga dari bekerja sebagai kuli bangunan,” tutur Wahika, anak sulung dari empat bersaudara, asal Taluk Kuantan, Kuansing.

Siti dan Wahika merupakan dua di antara 73 peserta yang terpilih mengikuti program magang kerja di PHR WK Rokan selama enam bulan ke depan. Mereka terpilih dari 11.813 pendaftar. Peresmian pembukaan program ini berlangsung di ruang utama Rumbai Country Club (RCC), Kompleks PHR di Rumbai. Acara dihadiri Gubernur Riau yang diwakili oleh Eva Ismail selaku Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja Disnakertrans, Kepala Urusan Administrasi dan Keuangan SKK Migas Sumbagut Supriyono, Direktur Utama PHR Jaffee A. Suardin, para rektor dan pimpinan berbagai perguruan tinggi di Riau.

Program magang kerja di PHR ini dipersembahkan secara khusus untuk putra/ putri Riau. Calon peserta harus memenuhi salah satu persyaratan wajib, yakni lulusan dari universitas/ politeknik di Riau, atau berdomisili di Riau, atau lahir di Riau. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi SDM lokal Riau agar memiliki daya saing tinggi di dunia kerja ataupun wirausaha kelak, sesuai latar belakang pendidikan masing-masing peserta. ”Kami ingin menegaskan komitmen dan keberpihakan PHR terhadap pengembangan sumber daya manusia lokal di Riau. Tidak perlu lagi ada keraguan mengenai hal ini,” kata Dirut PHR Jaffee A. Suardin.

PHR bekerja sama dengan perguruan tinggi lokal yaitu Pusat Pengembangan Karir dan Kewirausahan Universitas Riau (P2K2 Unri) yang bertindak sebagai mitra pelaksana program. Pekan lalu, P2K2 Unri telah memulai kegiatan dengan mengadakan pembekalan softskill. Setelah acara pembukaan ini, para peserta juga akan mengikuti sesi orientasi atau induction dari PHR untuk pembekalan di antaranya profil perusahaan, budaya keselamatan, dan budaya kerja.  

Minat terhadap program ini sungguh luar biasa. Peserta yang mendaftar adalah lulusan S1, D4, atau D3 dalam kurun satu tahun terakhir dan belum bekerja. Tahapan seleksi yang harus dilalui adalah seleksi administratif, tes akademik, wawancara, dan test kesehatan. Ke-73 peserta terpilih berasal dari 22 universitas/ politeknik dan jurusan yang berbeda.

Para peserta program mendapatkan uang saku bulanan, asuransi kesehatan dan kecelakaan di bawah BPJS. Mereka dibimbing oleh para mentor di PHR yang kompeten dan ahli di bidangnya, sekaligus merasakan langsung atmosfer lingkungan kerja WK Rokan yang merupakan penyumbang terbesar kedua produksi minyak nasional.  

Selain program ini, PHR WK Rokan juga menjalankan Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB), sebuah program terobosan link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri yang digagas Kementerian BUMN dan Forum Human Capital Indonesia (FHCI). PHR WK Rokan juga membuka kesempatan bagi para mahasiswa untuk melakukan Kerja Praktik (KP) dan Tugas Akhir (TA) sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku.

”SDM berkualitas merupakan kunci untuk memenangkan kompetisi di tengah bonus demografi di mana jumlah angkatan kerja produktif sangat banyak. Kami harap semakin banyak perusahaan yang peduli terhadap peningkatan SDM Riau melalui program magang kerja mandiri,” kata Gubernur Riau Syamsuar dalam sambutan yang dibacakan Eva Ismail.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar