Manfaatkan Potensi SDA Dorong Pemulihan Ekonomi

KBRN, Pekanbaru : Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Muhammad Nur menyebutkan, perlunya memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) untuk mendorong pemulihan perekonomian khususnya di Provinsi Riau.

Hal tersebut disampaikannya, saat Kantor Perwakilan BI Provinsi Riau menggelar diseminasi perekonomian di Provinsi Riau Tahun 2022, dengan mengusung tema 'Pengembangan Produk dan Usaha Berbasis Kelapa Sawit di Provinsi Riau', berlangsung di Aula Public Interest, Kantor Perwakilan BI Riau, Rabu (6/7/2022).

Muhammad Nur mengatakan, pengambilan tema ini relevan dengan kondisi saat ini  dan juga relevan dengan Provinsi Riau yang memiliki lahan sawit. Ia berharap, kegiatan diseminasi ini menjadi follow up bagi peserta akan potensi SDA yang ada ini menjadi bagian yang penting.

Ia menambahkan, melihat data dari sisi secara grafis, bahwa ekonomi Indonesia sebenarnya pada triwulan 1 2022 ini mampu tumbuh cukup bagus 5,61 persen. Hal ini menunjukkan satu pertumbuhan ekonomi yang lebih baik kalau  dibandingkan dengan pada masa sebelumnya atau periode saat pandemi.

"Begitu juga kalau kita lihat di Riau, perekonomian Riau, menunjukkan pertumbuhan yang solid ada triwulan I 2021, setelah beberapa tahun terakhir hanya bisa tumbuh 2 sampai 3 persen tapi pada triwulan I 2022 Riau mampu tumbuh ekonominya 4,72 persen," katanya.

Menurutnya, hal ini salah satu karena harga sawit pada saat itu bagus, sehingga memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap kegiatan perekonomian di Riau.

Basis perekonomian tentang pemanfaatan SDA seperti kelapa sawit ini juga mendukung pemulihan perekonomian terjadi lebih cepat sejak tahun 2021, sehingga mampu mendorong aktivitas perekonomian yang tinggi pada 2022.

"Sektor berbasis sumber daya alam dan komoditi seperti kelapa, kelapa sawit, karet,  minyak bumi, pulp and paper menjadi salah satu tulang dari pertumbuhan dalam langkah kegiatan pemulihan ekonomi di Provinsi Riau,"

Untuk itu, ia berharap pemanfaatan sumber daya alam dan potensi seperti kelapa sawit ini cukup besar, dan banyak turunan sawit yang juga dapat di kembangkan.

"Diharapkan potensi yang cukup besar ini menjadi langkah kegiatan pemulihan ekonomi di Provinsi Riau," tuturnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten II Setdaprov Riau Muhammad Job Kurniawan, selaku narasumber Deputi Kepala Perwakilan BI Riau Maria Cahyaningtyas, Food Engineering Process Expert Institute Pertanian Bogor Prof Dr Purwiyatno Hariyadi dan juga Peneliti Sosio Tekno Ekonomi Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Dr Sachnaz Desta Oktarina. (TS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar