Dendeng Daun Singkong, Rasa Mewah Berbiaya Murah

Afniati pelaku UMKM Tiga Dara

KBRN, Pekanbaru - Kreatifitas para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), terus berkembang. Seiring berjalannya waktu, banyak produk UMKM yang memiliki keunikan khususnya dalam bidang kuliner.

Afniati, warga Pekanbaru dengan UMKM Tiga Dara miliknya, punya terobosan baru dalam menciptakan makanan dendeng. Lazimnya, dendeng terbuat dari daging sapi. Tetapi, Afniati mencoba membuat dendeng dengan bahan dasar daun singkong.

Lalu, bagaimana cara membuat daun singkong menjadi dendeng?

Menurut Afniati, proses pembuatan dendeng daun singkong sebenarnya tidak terlalu sulit. Adonan dendeng dimasukkan ke dalam plastik, lalu dipadatkan kemudian diikat kuat dengan tali. Setelah itu, adonan dicampur dengan bahan lain seperti telur, tepung tapioka, bumbu dendeng dan minyak sayur, kemudian adonan direbus selama 30 menit.

Adonan yang sudah matang, lalu dikeluarkan dari plastik dan diletakkan dalam loyang untuk dicetak. Saat melakukan pencetakan, Afniati membuat cetakan berbentuk empat persegi agar lebih cepat mencetaknya.

Setelah adonan tersebut dicetak, kemudian dikeringkan/dioven hingga kering ataupun dijemur. Jika sudah kering, dendeng mentah digiling tipis lalu digoreng kemudian memasuki proses pengemasan. Menurut Afniati, daya tahan dendeng ini bisa mencapai 3 bulan kalau disimpan dengan baik di dalam wadah tertutup.

“Melonjaknya harga kebutuhan di pasaran, membuat Ia berinisiatif untuk membuat dendeng berbahan daun singkong. Harga daging sapi cukup mahal, belum lagi harga cabe juga sangat mahal saat ini. Meski tidak sulit, namun pembuatan dendeng daun singkong sedikit memakan waktu. Rasanya enak, mirip dengan dendeng paru dan dendeng daging sapi,” ungkap Afniati kepada RRI Pekanbaru, Jumat (24/06).

Usaha pembuatan dendeng daun singkong tersebut, ternyata baru dimulai Afniati sejak dua bulan yang lalu. Meski hanya berawal dari coba-coba, namun ternyata resep dendeng daun singkong olahan Afni disukai oleh banyak warga termasuk Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Nofrizal.

“Dendeng daun singkong ini memiliki rasa yang enak, sama halnya dengan dendeng yang terbuat dari daging sapi. Rasanya enak, tapi berbiaya murah. Bagi masyarakat ekonomi lemah, ini sangat membantu karena menikmati panganan yang enak tidak harus mahal. Asalkan ada kresasi dan inovasi, maka bisa tercipta aneka makanan sehat dan bergizi serta memiliki potensi sangat besar untuk dikembangkan,” sebut Nofrizal.

Dendeng singkong adalah alternatif tepat, bagi Anda yang ingin menikmati dendeng tapi tidak mengkonsumsi daging khususnya daging sapi. Tak hanya cocok sebagai lauk, dendeng singkong juga nikmat dijadikan camilan saat santai bersama teman dan keluarga. (Ratih)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar