Minyak Goreng Jadi Barang Langka

KBRN, Pekanbaru : Setelah kebijakan subsidi harga dilaksanakan pemerintah sejak 19 Januari 2021, minyak goreng dengan harga Rp 14.000 per liter kini menjadi barang langka di ritel modern yang ada di Kota Pekanbaru, Riau.

Dari pantauan di sejumlah toko ritel modern di Kota Pekanbaru, Selasa (25/1/2022), rak pajangan minyak goreng di toko ritel modern semuanya kosong dan tidak ada lagi stok untuk dijual, walaupun ada hanya sedikit dengan merk yang asing bagi masyarakat.

Riani, salah seorang karyawan ritel mengakui bahwa minyak goreng stoknya habis dan belum ada penambahan barang dari distributor, sehingga pembeli tidak bisa mendapatkan minyak goreng untuk sementara ini.

"Untuk pembelian minyak goreng dengan harga subsidi Rp 14.000, sudah ditetapkan bahwa satu orang hanya boleh membeli maksimal minyak goreng ukuran 2 liter, namun karena informasi harga minyak goreng murah viral di media sosial maka semua warga langsung datang ke toko dan membeli stok minyak goreng yang masih tersedia ludes terjual," jelasnya.

Warni, warga Pekanbaru mengakui walaupun dibatasi tetapi harganya diturunkan sehingga banyak dicari masyarakat.

"Apalagi kebijakan pemerintah ini kan sangat membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga murah," ungkapnya.

Disisi lain anto, pedagang di pasar tradisional mengeluhkan kebijakan pemerintah yang menggelar operasi pasar penyeragaman harga minyak goreng hanya di ritel modern.

Kebijakan satu harga minyak goreng Rp 14.000 per liter di peritel moderen sudah berlaku hampir sepekan. Selanjutnya, harga minyak goreng Rp 14.000 per liter akan berlaku di pasar tradisional atau pasar rakyat mulai hari Rabu tanggal 26 Januari 2022. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar