Digitalisasi Merupakan Tantangan Ekonomi Di 2022

KBRN,Pekanbaru : Digitalisasi menjadi tantangan dalam perekonomian tahun 2022 karena salah satu pendorong maraknya pinjaman online dan investasi ilegal.

Digitalisasi juga menyebabkan maraknya pinjaman online (pinjol) dan investasi ilegal  sehingga menjadi salah satu tantangan perekonomian tahun ini.

Kepala OJK Riau,M Lutfi mengatakan, pihaknya juga memiliki priorittas pada satgas investasi utnuk memantau dan memitigasi risiko.

“ Pinjol legal sangat membantu masyarakat yang mengalami kesulitan likuiditas. bahkan, pinjol legal di Indonesia telah menyalurkan lebih dari Rp270 triliun,” ucap M.Lutfi. Saat di konfirmasi Sabtu (15/01).

Dilihat dari sisi positif, pinjol jika dimanfaatkan untuk produktif akan sangat bermanfaat, namun akan berbahaya jika dipakai untuk konsumtif, khususnya pinjol legal.

“Tidak hanya itu, milenial Riau juga sangat antusias dalam industri keuangan, dan sudah berpartisipasi mencoba berinvestasi di pasar modal. Pihaknya juga membuka gallery investasi untuk men-drive anak-anak muda seperti mahasiswa untuk mencoba membeli saham, serta menyediakan informasi sehingga bisa menjadi pilihan lain bagi yang ingin berinvestasi,” jelas Kepala OJK Riau.

Menurutnya, dalam melaksanakan pemulihan ekonomi, OJK Riau ingin melakukan melalaui TPKAD, kegiatan program asuransi usaha tani padi (AUTP) dan asuransi usaha ternak sapi (AUTS).

“ Selain perbankan, OJK juga mendoroang agar bisa memberi pembiayaan umkm,” katanya singkat.

Ditambahkannya, tahun ini ,OJK  Riau akan mendorong Industri Jasa Keuangan  (IJK) terutama perbankan untuk mengembankan desa inklusi, kemudian mendirikannya di 12 kabupaten/kota di Riau. ( ts)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar