BI Klaim Harga Kepokmas Di Riau Masih Terkendali

KBRN,Pekanbaru : Bank Indonesia kantor wilayah Riau mengklaim secara umum kondisi harga bahan kebutuhan pokok masyarakat ( Kepokmas) usai libur natal dan tahun baru masih terkendali, walau beberapa komoditi mengalami harga tinggi seperti minyak goreng dan ayam potong.

Berdasarkan hasil pemantauan BI, perkembangan harga dari survey pemantauan harga (sph) Bank Indonesia sampai dengan minggu ke-2 januari harga berbagai komoditas di Riau secara umum masih terkendali.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Riau, M. Cahyaningtyas, saat di konfirmasi Sabtu ( 15/01) mengatakan,sejauh ini bahan pokok penyumbang inflasi cukup besar yakni beras masih stabil, walau terdapat peningkatan harga pada beberapa komoditas diantaranya telur ayam dan daging ayam ras.

“ Peningkatan tersebut terindikasi karena adanya keterbatasan pasokan dari sentra penghasil usai natal dan tahun baru. Selain itu, harga telur dan ayam potong juga melonjak dipicu naiknya harga pakan ternak tidak hanya di Riau, harga telur dan daging ayam di daerah lain seperti Sumut dan Sumbar juga mengalami kenaikan,” jelasnya.

Menurutnya, jagung sebagai bahan pakan ternak mengalami kenaikan harga sehingga juga turut mendorong kenaikan harga telur dan daging ayam.

“ Dari hasil pemantauan dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), distribusi daging ayam dari pemasok terpantau masih lancar, namun terdapat hambatan pada pasokan telur ayam sejak akhir desember terkait penyaluran bansos non tunai kepada masyarakat yang salah satu komponennya adalah telur ayam,” ungkapnya.

Meski demikian ke depan, Bank Indonesia bersama TPID di wilayah riau akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga berbagai komoditas tersebut dan mengambil langkah-langkah strategis untuk menstabilkan harga di samping itu, TPID akan terus melakukan upaya peningkatan pasokan komoditas strategis melalui kerja sama antar daerah dengan daerah produsen. (ilustrasi/ ts)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar