BEI Ajak Generasi Muda Berinvestasi di Pasar Modal

KBRN, Pekanbaru : Self-Regulatory Organization (SRO) Pasar Modal Indonesia terus menggenjot literasi serta edukasi pasar modal. Bertepatan dengan bulan inklusi keuangan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kembali menggelar Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2021 secara virtual pada 14 – 16 Oktober 2021.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi, dalam keterangan tertulis, Jumat (15/10/2021) yang merupakan rangkaian kegiatan CMSE 2021.

Dia mengatakan, pihaknya terus berupaya memotivasi generasi muda agar terus berinvestasi di pasar modal. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menghadirkan pembicara muda yang sukses serta memiliki semangat dalam mengedukasi para investor di pasar modal.

“Selain seminar utama, dalam CMSE 2021,terdapat pula webinar lain yang menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang seperti tokoh inspiratif dari perusahaan tercatat, perencana keuangan, profesional, praktisi, serta figur publik yang lekat dengan industri pasar modal,” katanya.

Hasan berharap, paparan dan diskusi pada sesi webinar ini dapat memberikan inspirasi bagi para peserta seminar, khususnya bagi kelompok usia muda, untuk dapat lebih cerdas dan turut berperan aktif dalam mengembangkan pasar modal, serta tentunya semakin yakin dalam berinvestasi di pasar modal Indonesia.  

Peserta juga dapat mengikuti pameran CMSE 2021 serta langsung membuka rekening saham dan reksadana secara virtual. Dus, CMSE 2021 yang bertemakan “Sinergi Pasar Modal Bagi Pemulihan Ekonomi Nasional” ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah investor pasar modal di Indonesia, yang berdampak bagi upaya pemerintah guna mendorong pemulihan ekonomi nasional.

“CMSE 2021 diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah dan aktivitas setiap pelaku dan stakeholders, agar pasar modal Indonesia dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Hal ini semakin menciptakan keberpihakan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia sebagai upaya mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional,” kata Hasan.

Berdasarkan data KSEI, per 30 September 2021, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai lebih dari 6.287.350 Single Identification Number (SID), termasuk di dalamnya adalah 2,9 juta SID saham. Dari keseluruhan investor pasar modal, 80% investor merupakan investor muda di bawah 40 tahun yang merupakan generasi milenial dan Gen Z. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00